Korban Pengeroyokan yang ‘Viral di Medsos‘ Akhirnya Menghembuskan Napas Terakhir
Suasana di rumah duka almarhum H.Mustakim, korban pengeroyokan yang menghembuskan napas terakhirnya kemarin siang. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Setelah menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Angkatan Laut Merauke, H.Mustakim, korban tindak pidana pengeroyokan ini akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (16/3), tepatnya pukul 13.45 Wit.
Kepala Rumah Sakit Angkatan Laut, Letkol Laut (K) dr.Nursito, yang dikonfirmasi media ini, membenarkannya. Korban sendiri mendapat penanganan medis selama 12 hari di RSAL. Selama penanganan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin, sejak mulai korban masuk.
“Dari awal masuk,kan langsung ada tindakan operasi segera di organ kepalanya, sudah melewati masa kritis. Tim medis kami sudah maksimal dengan penanganan medisnya,” beber Kepala RSAL, dari balik telepon genggamnya, kemarin.
Polres Merauke yang menangani kasus pengeroyokan korban yang sempat viral di media sosial itu, sudah menetapkan tiga orang tersangka. Kini Mereka sudah mendekam di Mapolres Merauke untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Setelah dinyatakan sudah menghadap sang pencipta, jenazah almarhum dibawa pihak keluarga dari RSAL ke rumah duka di Jalan GOR untuk disemayamkan. Dari sana, pihak keluarga membawa ke Masjid Nuraini Topan untuk dishalatkan, kemudian dibawa ke peristirahatan terakhir di Pemakaman Yobar, Jalan Arafura. Pihak keluarga sendiri menyatakan rasa duka mendalam.[FHS-NAL]
