Kendaraan Bodong Banyak, Pendapatan Daerah Rugi
Wakil Ketua II DPRD Merauke, Dominikus Ulukyanan.
Merauke, PSP – Menyoal tentang maraknya kendaraan tanpa kelengkapan surat-surat alias Bodong yang masuk ke Kabupaten Merauke, Wakil Ketua II DPRD Merauke, Dominikus Ulukyana angkat bicara. Ia katakan hal tersebut berdampak pada meruginya pendapatan daerah.
“Sebenarnya itu, kita kan rugi pada pendapatan penghasilan daerah. Ditambah lagi pertumbuhan kendaraan dengan ketersediaan jalan kan tidak seimbang,” terangnya, di Kantor PMI, Sabtu (14/8/2021).
Oleh karenanya ia berharap masyarakat bisa menempuh jalan yang baik dalam membeli kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
“Kalau masih ada jalan yang baik, saya pikir kenapa tidak lewat jalan yang benar saja. Ini kan jadi masalah juga, sayang juga sudah dibeli dan akhirnya bermasalah,” tambahnya.
Selain itu, Domine mengaku tidak bisa banyak memberikan banyak penekanan terkait persolaan ini. Menginggat saat ini belum ada acuan dari pemerintah daerah yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Kita masih pada undang-undang jalan dan lalulintas. Kalau memang banyak kendaraan bodong, satu bagi kami adalah membuat peraturan daerah. Karena kita mengacu pada undang-undang itu, itu baru kami berani bicara,” pungkasnya. [WEND-NAL]
