Romanus: Suka Tidak Suka, PON Harus Tetap Jalan
Bupati Romanus Beri Arahan Kepada Subda Pon Merauke. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Pelaksanaan PON XX Papua harus tetap dilaksanakan, bagaimanapun kondisinya. Hal itu disampaikan Bupati Kabupaten Merauke, Romanus Mbaraka.
Menurutnya, PON merupakan pertaruhan harga diri bangsa ditengah kasus COVID-19 ovid-19 masih meradang, namun pelaksanaan PON tetap harus bisa dilaksanakan.
“PON tinggal 89 hari. Sesuai instruksi presiden, apapun yang tejadi, PON harus dilaksanakan. Karena PON bagian dari integritas bangsa, bahwa Indonesia itu hebat, ditenggah pandemi bisa laksanakan PON. Jadi like, dis like, mau tidak mau, PON harus jalan. Apapun caranya. Ini pertaruhan harga diri bangsa Indonesia. Yang kedua, ini pertaruhan harga diri orang Papua,” tegasnya dihadapan seluruh Panitia Subda PON Merauke, di GOR Merauke, Senin (5/7/2021).
Oleh karenanya, ia mengajak kepada semua panitia dan stakeholder terkait, untuk bahu membagu dalam mensukseskan pelaksanaan PON mendatang. “Jadi mari kita All out untuk melaksanakan giat PON,” tambahnya.
Romanus juga memberikan arahan agar semua bidang yang ada didalam struktur Subda PON Merauke, mulai bergerak menyiapkan segala keperluan dalam pelaksanaan PON. “Saya percaya kepada semua bidang. Segera ajukan untuk giat awal, mulai besok sudah jalan,” printahnya.
Ia juga meminta agar semua bidang berhati-hati dalam mengelola dan menggunakan anggaran. Ia menyebutkan, banyak pejabat yang tarsandung kasus korupsi usai pelaksanaan PON. “Kerja baik-baik, biasa habis PON ada yang dapat periksa dan dapat tangkap diseluruh Indonesia. Jadi kerja baik-baik, pakai uang baik-baik. Kalau ada kegiatan yang belum lengkap, segera buat laporan nati kasi ke saya,” pungkasnya. [WEND-NAL]
