Yenny: Oksigen Terbatas, Nakes Mulai Kewalahan
Direktur RSUD Merauke, dr. Yenny Mahuze
Merauke, PSP – Dalam beberapa pekan terakhir, trand kasus positif COVID-19 terus meningkat. Makin meningkatnya warga yang terpapar COVID-19 setiap harinya tentu saja berdampak pada daya tahan tubuh tenaga kesehatan (Nakes) di seluruh Indonesia. Kondisi yang sama terjadi di kabupaten Merauke, provinsi Papua.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dr. Yenny Mahuze sampai harus mengatakan Nakes sudah kuwalahan. Situasi tersebut semakin parah lagi menyusul, ketersediaan oksigen yang mulai terbatas.
“Kami sudah Kuwalahan. Ditambah lagi oksigen mulai terbatas,” kata Yenny Mahuze di Kantor Setda Merauke, Senin (5/7/2021).
Bayangkan sendiri, kata Yenny, dalam sehari produksi oksigen bisa mencapai 15 tabung, Untuk memenuhi kebutuhan oksigen, Yenny mengaku telah mengusulkan untuk bekerja sama dengan pihak ketiga. “Kemarin kita ada kerjasama dengan pihak ketiga. Dan kami sudah minta pak Bupati untuk menambahkan anggaran lagi,” terangnya.
Sementara untuk tenaga medis di RSUD saat ini, sedang dilakukan pemeriksaan secara berkala. Menurutnya belum ada jumlah pasti berapa tenaga medis yang terpapar covid-19. “Sekitar 20-30 orang yang terkonfirmasi. Belum hari ini kita lagi periksa yang di TU. Jadi Belum tau pasti, karena kita belum periksa semua. Karena kita utamakan pasien. Kalau tenaga medis dia tanpa gejala, kita tidak periksa dulu,” pungkasnya. [WEND-NAL]
