9 Tahanan Polres Kabur, 3 Ditangkap 6 Buron
Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga, S. IK
Merauke, PSP – Sebanyak 9 tahanan Polres Merauke pada dini hari (Senin) kemarin melarikan diri. Wakapolres Merauke, Kompol Leonardo Yoga membenarkan bahwa telah terjadi aksi pelarian yang dilakukan oleh 9 tahanan di Polres Merauke.
“ Sekitar pukul 02.45 ada tahanan Polres Merauke yang melarikan diri berjumlah 9 orang. Namun sampai saat ini (Kemarin) sudah 3 orang yang berhasil ditangkap dan yang lainnya masih tetap diburu,” kata Wakapolres kepada wartawan, Senin (28/6).
Untuk itu, pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap 6 tahanan lainnya masih buron dengan melakukan penyekatan terhadap semua jalur yang mungkin dilalui oleh para tahanan yang kabur tersebut.
“ Langkah-langkah yang kami lakukan yaitu kami lakukan penyekatan, baik dijalur darat, jalur udara di bandara kemudian di jalur laut seperti pelabuhan termasuk polsek-polsek yang ada kemungkinana dilewati jalurnya kita perintahkan untuk penyekatan,” ucap Kompol Leonardo.
Kompol Leonardo menerangkan, kejadian bermula saat para tahanan yang berada di sel berteriak kepada petugas yang sedang jaga. Petugas lalu menghampir untuk memberikan pelayanan yang diminta oleh para tahanan, namun pada saat itu para tahanan langsung mendobrak pintu sel hingga terbuka dan langsung melarikan diri.
“ Jadi sekitar jam 02.45 itu dari dalam ruang sel tahanan mereka berteriak-teriak meminta dilayani, kemudian anggota kita yang memang atas dasar kemanusiaan melakukan pelayanan terhadap tahanan yang memang diduga membutuhkan. Tapi pada saat itu juga pintu didobrak dan tahanan tersebut 9 orang melarikan diri,” terangnya.
Ditanya lebih lanjut mengenai kondisi petugas yang pada saat itu jaga, Wakapolres mengatakan petugas tersebut sempat mendapatkan kekerasan oleh para tahanan tersebut, dan saat ini pun petugas tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh anggota Propam.
“ Sempat mendapat kekerasan, tapi saat ini kondisinya puji tuhan baik-baik sudah dan kita lakukan pemeriksaan intensif juga tentunya terhadap petugas yang jaga oleh Propam saat ini sedang diproses. Yang menjaga tiga orang,” lanjutnya.
Wakapolres menuturkan para tahanan yang melarikan diri tersebut terlibat berbagai macam kasus, mulai dari kasus penganiayaan, Penyalahgunaan narkoba hingga pemerkosaan anak dibawah umur.
Untuk itu Ia menghimbau kepada para tahanan yang hingga saat ini masih buron untuk segera menyerahkan diri sebelum pihak kepolisian melakukan tindakan tegas. “ Dengan adanya penyampaian kami ini kami mengingatkan kepada tahanan yang memang saat ini masih dalam pelarian agar segera mungkin menyerahkan diri dengan baik-baik maka kami akan perlakukan dengan baik-baik atau jangan salahkan kami kalau kami harus melakukan tindakan tegas,” tegasnya.[JON-NAL]
