Soal Tawaran MIFEE, Moses: Sejahterakan Orang Papua Dulu
Moses Yeremias Kaibu
Merauke, PSP – Anggota DPRD Merauke fraksi Gerindra Moses Yeremia Kaibu keberatan dengan adanya tawaran yang dilontarkan Anggota Komisi IV DPR-RI H. Sulaeman L. Hamzah berkaitan dengan keberlanjutan Merauke Integrated Food and Energy Estate (MIFEE) atau Perkebunan Pangan dan Energi Terpadu Merauke kembali di Merauke.
Menurut Moses, sebaiknya fokus menangani masalah perikanan dan pertanian yang di Merauke khusus miliki orang asli Papua akan jauh lebih baik.
“Harusnya Anggota DPR RI coba berfokus tentang bagaimana mensejahterakan orang Papua dulu sebelum bicara Mifee. Karena ini membuat banyak orang Papua yang hidupnya melarat terlebih mereka yang punya hak ulayat,” kata Moses dari balik selulernya lusa lalu.
Lantas, Moses bertanya, apa keuntungan yang akan didapat orang Papua jikalau Mifee kembali di programkan.
“Kalau ini MIFEE di buka, manfaatnya bagi orang Papua sendiri itu apa khusus di Merauke ini. Bagi saya pak Sulaeman sebaiknya berbicara bagaimana perikanan pertanian orang Papua sendiri, karena selama ini pengadaan alat tanam saja yang didorong katanya oleh Nasdem hampir sebagian besar orang Papua tidak mendapatkan itu,” tandasnya.
Dilanjutkan, tentang pasar hasil tanam masyarakat pun sebaiknya mulai difikirkan. “Setelah orang Papua tanam, harusnya pak Sulaeman juga bisa berfikir bagaimana pasar nya. Masyarakat nusantara lain saja punya padi masih terkatung – katung di rumah masing – masing, bagaimana dengan orang Papua punya. Jadi saya keberatan tawaran Mifee, program besar yang nanti nya orang Papua jadi korban diatas program itu,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sulaeman L. Hamzah menawarkan pembukaan lahan Mifee kembali di Merauke. Ia meminta, jika memang ada harapan untuk dilanjutkan maka diperlukan dokumen – dokumen pendukung. “Kalau itu mau dihidupkan lagi dan ada harapan disini untuk dilanjutkan, berikan dokumen ke saya untuk saya bisa lanjutkan. Karena presiden masih mau untuk menambah,” kata Sulaeman. [ERS-NAL]
