Kerja Keras Tidak Pernah Mengkhianati Hasil

0
Ibu frederika debat ndiken (2)

Ruko milik Ibu Frederika Debat Ndiken. Foto: PSP/CR27

Merauke, PSP – Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil menjadi filosofi hidup seorang pengusaha wanita Asli Papua, Frederika Debat Ndiken. Pengusaha sekaligus Ibu rumah tangga ini menjalani usahanya  dengan tulus dan tekun.  Ia selalu menghargai pekerjaan apapun, dari yang kecil dan besar selalu ia kerjakan dengan penuh rasa tanggung jawab.  Berbagai macam usaha ia geluti, mulai dari tanaman hias, membuka usaha kios, dan membuat kerajinan tangan lainnya. Dari usaha itu, ia bisa menjalani kehidupan yang lebih baik bersama suaminya Hubertus dan empat anaknya Elisabet yang saat ini  kuliah di Uncen ambil Jurusan Farmasi, yuliana yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar,  Mei dan Febriana yang masih balita. 

Sebelum menjadi pengusaha, ia mencoba peruntungannya di dunia politik. Ia dua kali  coba  maju  menjadi anggota dewan,   tapi   gagal. Selain itu, ia juga aktif di pemberdayaan perempuan dan juga  ikut organisasi – organisasi kreatif  tapi  sama sekali  tidak membawa perubahan dalam ekonomi rumah tangganya.

“ Akhirnya  saya mengundurkan diri dari dunia politik. Bersama suami,  saya mencoba berbagai macam usaha, dan akhirnya dengan usaha yang dijalani  saya bisa menghidupi keluarga,” kata Frederika debat ndiken saat ditemui papua selatan pos di kediamannya, selasa (9/2/ 2021).

Ia menceritakan usahanya sudah berjalan sejak  tahun 2014  sampai 2017,   dengan berdagang sayur di pasar.  Kalau pagi ia berjualan di pasar Wamanggu dan sorenya  jualan di pasar Baru.  Ketika ia lihat sudah cukup modal, akhirnya ia membeli kios dan ruko untuk membuka usaha lainnya.

“ Akhirnya  saya beli tanah di pasar baru untuk membuka kios dan berjualan  aksesoris  khas papua. Saya juga membangun  tiga ruko  yang bertepatan di sebelah kios. Selain itu, saya juga membuka usaha  tanaman hias yang  sudah  berjalan satu tahun. Usaha tanaman hias ini, dimulai sejak wabah virus  corona. ternyata   tanaman hias yang terjual  sampe saat ini, penghasilannya cukup lumanyan,”kata Frederika.

Dengan usahanya itu, Ia memiliki enam karyawan tetap. Tidak hanya itu, dengan kerja keras dan ketekunannya, ia sudah memiliki empat kendaraan roda empat. ” Mobil triton, hilux, dan mobil taksi semua saya jadikan uang (penghasilan,red) sementara mobil pickup saya pakai untuk pribadi,” ujarnya.

Dengan kisahnya ini, ia tidak bermaksud untuk menyombongkan diri, tetapi lebih untuk memacu khusunya mama-mama papua untuk tekun bekerja keras dan pantang menyerah.

“ Untuk orang muda papua dan mama papua  jadikan hidup kalian itu di isi dengan hal- hal yang membangun diri dan keluarga. Sehingga apapun usaha kita dan  niat yang baik selalu Tuhan berkati. Dan jika orang lain bisa kenapa kita tidak bisa dan  jadikan hidup  kalian berarti untuk orang lain,” ujar  wanita berdarah marind ini. Ia juga berharap kedepanya ada mama-mama papua yang bisa seperti dirinya yang punya usaha sendiri dan membuka lapangan kerja untuk orang lain. [CR27-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *