Pertamina Tambah 1,3 Juta Liter Mitan di Papua–Maluku Jelang Idulfitri
Truk tangki minyak tanah Pertamina.
Merauke, PSP – Menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan ekstra dropping atau penambahan penyaluran minyak tanah subsidi sebanyak 1,3 juta liter di sejumlah provinsi di wilayah Papua dan Maluku.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan minyak tanah bagi masyarakat selama Ramadan hingga mendekati perayaan Idulfitri.
“Tambahan penyaluran atau ekstra dropping ini telah kami koordinasikan bersama pemerintah daerah setempat agar penyaluran minyak tanah subsidi dapat tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Awan.
Menurutnya, penyaluran tambahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat selama Bulan Suci Ramadan hingga Idulfitri.
Tambahan distribusi minyak tanah tersebut tersebar di sejumlah provinsi di wilayah Papua dan Maluku. Untuk Provinsi Papua, tambahan pasokan mencapai 130 ribu liter yang didistribusikan ke Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen dan Biak Numfor.
Di Provinsi Papua Barat Daya, tambahan pasokan sebesar 125 ribu liter disalurkan ke Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan dan Raja Ampat. Sementara di Provinsi Papua Barat, tambahan sebanyak 50 ribu liter difokuskan untuk Kabupaten Kaimana dan Fakfak.
Kemudian di Provinsi Papua Tengah, Pertamina menambah pasokan sebesar 64 ribu liter yang didistribusikan ke Kabupaten Mimika, Nabire dan Dogiyai.
Untuk wilayah Maluku Utara, tambahan penyaluran minyak tanah mencapai 376 ribu liter yang akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota. Sedangkan di Provinsi Maluku, Pertamina menambah suplai sebesar 580 ribu liter yang juga disalurkan ke seluruh wilayah kabupaten dan kota.
Awan menjelaskan, penyaluran tambahan minyak tanah ini dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2, dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Ia menegaskan, seluruh minyak tanah tambahan tersebut dijual melalui pangkalan resmi dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kami memastikan stok minyak tanah tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri, mulai dari terminal BBM hingga agen dan pangkalan,” ujarnya.
Pertamina juga akan melakukan inspeksi mendadak atau pengecekan berkala bersama instansi terkait dan pemerintah daerah guna memastikan distribusi berjalan lancar serta kondisi stok di lapangan tetap aman. Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan membeli minyak tanah sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. Rillis
