Pelayanan Pemerintahan di Distrik Sesnuk Belum Optimal, Kadistrik Minta Perhatian Pemda
Kepala Distrik Sesnuk, Kanisius Temkorok
Tanah Merah, PSP – Keberadaan Pemerintah Distrik Sesnuk sebagai salah satu Distrik perbatasan di Kabupaten Boven Digoel dinilai masih jauh dari optimal, khususnya dalam hal pelayanan pemerintahan maupun pelayanan publik kepada masyarakat. Hal ini diakui langsung oleh Kepala Distrik Sesnuk, Kanisius Temkorok.
Kanisius menjelaskan, meskipun Distrik Sesnuk hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari Distrik Mindiptanah, namun keterbatasan infrastruktur dasar menjadi kendala utama yang menghambat jalannya pelayanan pemerintah di wilayah tersebut.
Kanisius juga menyebut, salah satu persoalan mendasar adalah kondisi akses jalan yang rusak berat sehingga menyulitkan mobilitas aparatur maupun masyarakat. Selain itu, ketiadaan kantor distrik serta rumah dinas bagi kepala Distrik dan staf turut memperparah kondisi pelayanan.
Menurut Kanisius, tanpa fasilitas pendukung tersebut, aktivitas pemerintahan praktis tidak dapat berjalan secara maksimal, bahkan cenderung terhenti.
“Pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik tidak bisa berjalan optimal karena kami tidak memiliki kantor distrik maupun rumah bagi kepala distrik dan staf. Ini sangat berdampak pada pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kanisius.
Ia menegaskan, persoalan infrastruktur di Distrik Sesnuk seharusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah, mengingat posisi distrik tersebut yang strategis sebagai wilayah perbatasan.
Kanisius juga mengungkapkan, berbagai usulan terkait pembangunan infrastruktur dasar telah berulang kali disampaikan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Namun hingga kini, usulan tersebut belum membuahkan hasil nyata di lapangan.
Kanisius berharap ke depan Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel dimasa kepemimpinan Roni Omba dan Marlinus, dapat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur di Distrik Sesnuk agar pelayanan pemerintahan dan pelayanan publik dapat berjalan sebagaimana mestinya demi kesejahteraan masyarakat. “Persoalan ini kita sudah sampaikan kepada pimpinan daerah, selain itu berbagai Usulan ini juga kami sampaikan lewat Musrenbang, tetapi sampai sekarang belum ada realisasi hingga saat ini,”ungkap Kanisius saat di temui di halaman kantor bupati belum lama ini.[VER-NAL]
