Kasus Bocah Julia Hampir Empat Bulan Belum Terungkap, Praktisi Hukum: Sudah menjadi bola liar di masyarakat
Dr. Martinus Guntur Ohoiwutun, S.H., M.H.,
Merauke, PSP – Hampir empat bulan sejak ditemukannya bocah perempuan bernama Julia dalam kondisi tidak bernyawa di semak-semak, kasus tersebut hingga kini belum menemui titik terang. Korban sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban kekerasan seksual sebelum meninggal dunia.
Julia ditemukan tewas tergeletak di semak-semak di pinggir jalan wilayah Kecamatan Merauke, Senin (27/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIT. Lokasi penemuan jenazah diketahui tidak jauh dari tempat tinggal korban.
Belum terungkapnya kasus ini memunculkan perhatian publik. Praktisi hukum Dr. Martinus Guntur Ohoiwutun, S.H., M.H., meminta pihak kepolisian mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pelaku sebenarnya.
“Supaya tidak terjadi bias di mana-mana, alangkah baiknya pihak kepolisian mempercepat pengungkapan kasus bocah Julia melalui proses penyelidikan dan penyidikan,” ujarnya.
Menurut Martinus, jika kelamaan pengungkapan perkara berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Ia menilai, berdasarkan perkembangan informasi beredar melalui media dan pernyataan pihak kepolisian, terdapat indikasi kuat adanya tindak pidana pembunuhan berencana.
“Kalau saya mengikuti perkembangan dari media dan pernyataan kepolisian, indikasinya mengarah ke pembunuhan berencana. Karena itu, saya pikir pengungkapan perlu dipercepat,” katanya.
Ia menegaskan, percepatan pengungkapan kasus penting untuk memberikan rasa keadilan, tidak hanya bagi korban dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Ini untuk menunjukkan rasa keadilan, karena kalau berlarut-larut akan menjadi bola liar di masyarakat,” ucapnya.
Meski demikian, Martinus menyatakan tetap mempercayai kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap perkara tersebut berdasarkan alat bukti yang sah.
“Kita percaya kepolisian bekerja berdasarkan alat bukti, dan saya yakin dengan kinerja kepolisian saat ini, kasus ini pasti akan terungkap,” pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan resmi terbaru terkait perkembangan penyelidikan kasus itu. [ERS-NAL]
