13 ABK KM. Bintang Laut yang Tenggelam di Perairan Arafura Berhasil Dievakuasi ke Pelabuhan Kumbe
Pencarian ABK KM. Bintang Laut yang masih hilang
Merauke, PSP – Sebanyak 13 ABK KM. Bintang Laut yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Arafura berhasil dievakuasi pada Kamis (22/1) sekitar pukul 12.00 Wit. Kapal Eka Jaya Makmur 1 tiba di pelabuhan Kumbe membawa 12 korban selamat dan 1 meninggal untuk selanjutnya di evakuasi ke puskesmas Kumbe.
Sebelumnya, seluruh korban baik selamat maupun meninggal dunia terlebih dahulu dievakuasi dari tengah laut oleh KM Bintang Sotong. Setibanya di muara sungai Kumbe barulah korban dipindahkan ke KM. Eka Jaya Makmur 1 untuk bersandar di dermaga Kumbe.
Sementara itu, memasuki hari ke-2 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke bersama tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap enam ABK lainnya yang masih hilang.
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan laut dengan luas area pencarian mencapai 1,204 Nm² atau sekitar 3,1 kilometer persegi. Namun, pada pukul 15.00 WIT, tim terpaksa menghentikan sementara operasi dan kembali berlindung akibat gelombang laut yang tinggi.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi gabungan ini meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Merauke, Stasiun Radio Pantai Merauke, KSOP Merauke, Kodaeral XI Merauke, Bakamla Merauke, Kementerian Kelautan dan Perikanan Merauke, Satrol Kodaeral XI Merauke dan Satpolairud Polres Merauke.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan hujan dengan tinggi gelombang berkisar 1,50 hingga 2,75 meter. Meski demikian, operasi SAR tetap dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa upaya pencarian akan terus diintensifkan. “ Kami terus berupaya melakukan pencarian walaupun kendala di lapangan kita semua tahu terkait cuaca di papua Selatan yang kurang bersahabat saat ini. Besok kami akan melanjutkan lagi operasi SAR dengan menurunkan peralatan air kami yang lain karna area pencarian untuk besok kami perluas lagi” tutup Rudi.[JON-NAL]
