Bulog Optimis Tahun ini Capaian Penyerapan Hasil Pertanian Merauke Lampaui Target Tahun Sebelumnya

0
Pinca Perum Bulog Merauke, Karennu

Pinca Perum Bulog Merauke, Karennu

Merauke, PSP – Pimpinan cabang Perum Bulog Merauke, Karennu mengungkapkan optimismenya dalam menyerap hasil pertanian lokal di tahun 2026 ini. Meski masih menunggu instruksi resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog berkomitmen untuk meningkatkan volume penyerapan gabah, beras, hingga jagung dari para petani di Kabupaten Merauke.

Optimisme Bulog bukan tanpa alasan. Pada tahun 2025, Bulog Merauke mencatatkan prestasi luar biasa dengan menyerap sekitar 22.200 ton beras. Angka ini mencapai 140 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar 15.700 ton.

“ Ini kita cukup bisa berbangga khususnya kita yang ada di Kabupaten Merauke bahwa tahun ini kita bisa melewati target yang ada dengan kita dapat menyalurkan hasil panen ini ke beberapa daerah di luar kota Merauke,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2026).

Untuk tahun ini, pihaknya masih menunggu perintah penyerapan dari pemerintah baik untuk penyerapan gabah, beras maupun jagung dari petani.

“ Untuk itu sampai hari ini kita masih terus berkoordinasi dengan mitra penggilingan, para petani untuk meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya,” tambahnya.

Guna mendukung program pemerintah seperti cetak sawah dan Optimalisasi Lahan (Oplah), di tahun ini juga Bulog Merauke akan menambah kapasitas sebesar 1.000 ton di Yasa Mulya dan menambah satu unit gudang baru dengan kapasitas 3.500 ton.

“ Dengan peningkatan ini tentunya kita bisa sebesar-besarnya menyerap hasil panen dan tentunya ini demi kesejahteraan para petani juga di Kabupaten Merauke khususnya,” sambungnya.

Dengan bertambahnya kapasitas gudang, Bulog berharap dapat menampung lebih banyak hasil panen petani, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Merauke. “ Kita belum bisa menyerap sekarang ini karena kita tidak mungkin juga mau simpan dan kemudian kita belum melakukan pembayaran. Kita menunggu proses beberapa hari kedepan mungkin hasil panennya dikeringkan dulu sambil menunggu perintah penyerapan tapi kami optimis tahun ini kami bisa menyerap lebih daripada tahun sebelumnya,” tutupnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *