Festival Digoel Tahun 2025 Resmi di tutup Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan
Asisten I dan ketua MRP Provinsi Papua Selatan serta bupati dan wakil bupati Boven Digoel saat menghadiri penutupan festival Digoel
Tanah merah, PSP – Festival Digoel yang di selenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan Resmi di tutup oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, yang berlangsung selama tiga hari di Lapangan Pemda kabupaten Boven Digoel.
Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mengatakan, Kebudayaan merupakan pilar bangsa yang begitu kuat untuk menunjukkan jati diri masyarakat, oleh sebab itu walaupun Provinsi Papua Selatan baru definitif tiga tahun ini namun bagi provinsi papua selatan kebudayaan itu sangat penting.
Dikatakan Agustinus Guritno, bahwa kebudayaan bukan hanya warisan turun-temurun, tetapi juga menjadi identitas yang menyatukan masyarakat dalam semangat membangun daerah. Dengan menjadikan nilai-nilai budaya sebagai dasar, pemerintah dapat mendorong partisipasi publik, memperkuat solidaritas sosial, serta memastikan pembangunan berjalan selaras dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Papua Selatan.
“Pemerintah provinsi berkomitmen menjadikan kebudayaan sebagai salah satu fondasi perumusan kebijakan, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan sektor pendidikan dan ekonomi kreatif,”ujarnya.
Agustinus menilai, melalui penguatan kebudayaan, Papua Selatan bukan hanya menjaga identitasnya, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih besar antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
“Untuk Festival Digoel ini, akan dilakukan setiap tahun, tidak hanya di Boven Digoel, tetapi di Mapolres, Asmar dan Merauke. Untuk itu seluruh elemen masyarakat diharapkan turut mengambil peran agar kebudayaan semakin hidup dan menjadi energi positif bagi kemajuan provinsi yang masih terus bertumbuh ini,”ungkapnya.
Sementara itu ditempat yang sama Bupati Kabupaten Boven Digoel Roni Omba, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Digoel yang menempatkan Kabupaten Boven Digoel sebagai tuan rumah. Ia menilai pelaksanaan festival ini membawa dampak positif bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Boven Digoel.
Menurut Rony Omba, kegiatan budaya berskala kabupaten hingga provinsi seperti Festival Digoel memiliki nilai strategis dalam membuka akses dan peluang baru, terutama dalam menjalin kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan ke depan.
“Dengan menjadi tuan rumah, kita bisa menunjukkan potensi daerah sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih besar. Ini sangat penting untuk melibatkan pemerintah dan masyarakat Boven Digoel dalam berbagai agenda pembangunan di tingkat provinsi nantinya,” ujar Bupati Rony Omba pada Selasa (9/12).
Bupati berharap momentum ini terus diperkuat agar Boven Digoel semakin dikenal serta mendapatkan dukungan yang lebih maksimal dalam pengembangan sektor budaya, ekonomi, dan pariwisata.
Festival Digoel sendiri menjadi salah satu ajang yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, pelaku UMKM, komunitas seni, hingga pemerintah daerah, sehingga mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi dan promosi budaya lokal. “Bagi kami pelaksanaan festival Digoel ini sangat positif,dan ini pula bagi kami membuka jalan bagi Pemerintah Daerah dan Masyarakat Boven Digoel bisa berpartisipasi dalam ajang serupa di tingkat provinsi nanti,” Bupati Rony Omba.[VER-NAL]
