Pemprov Papua Selatan Gandeng PT HDF Energy Indonesia Kembangkan Energi Terbarukan
Penandatanganan nota kesepahaman Pemprov Papua Selatan dengan PT. HDF Energy Indonesia.
Merauke, PSP – Pemerintah Provinsi Papua Selatan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT HDF Energy Indonesia di Swiss-Belhotel Merauke, Rabu (3/12), untuk pengembangan energi baru terbarukan di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Safanpo mengatakan salah satu teknologi energi terbarukan yang dikembangkan PT HDF Energy Indonesia akan mulai diaplikasikan di Papua Selatan.
Teknologi tersebut disebut mampu menghasilkan energi besar hanya dari satu meter kubik air.
“Ini akan kita kembangkan di Papua Selatan untuk memenuhi kebutuhan energi, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun lembaga dan yayasan swasta yang akan tumbuh dan berkembang di wilayah ini,” ujarnya.
Ia menuturkan kebutuhan energi Papua Selatan saat ini masih tergolong kecil. Namun, berdasarkan proyeksi pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan energi diprediksi meningkat pesat di masa mendatang.
“Oleh karena itu, kita membutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi energi baru terbarukan di Papua Selatan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya energi dalam mendukung seluruh aktivitas kehidupan. “Energi adalah kekuatan yang dibutuhkan untuk menggerakkan atau memindahkan benda dari satu tempat ke tempat lain. Tanpa energi, alam semesta ini stagnan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di alam terdapat dua jenis energi, energi yang tidak dapat diperbarui dan energi yang dapat diperbarui. Sumber energi tak terbarukan seperti minyak fosil, batu bara, dan gas alam semakin menurun ketersediaannya. Karena itu, menurutnya, banyak negara kini mendorong perguruan tinggi dan ilmuwan untuk melakukan riset pengembangan energi terbarukan. “Sejauh ini sudah banyak energi terbarukan yang digunakan, meski masih terbatas, seperti tenaga surya, tenaga angin, tenaga air, dan lainnya,” tambahnya. [ERS-NAL]
