Dua Kendaraan Bermodifikasi Tangki untuk Solar Subsidi Diamankan di Merauke
Kepolisian dan Pertamina saat mengecek penyaluran BBM Solar Subsidi di SPBU Merauke.
Merauke, PSP – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Polres Merauke dan Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke menemukan dua kendaraan yang memodifikasi tangki bahan bakar untuk membeli Solar subsidi berulang kali saat melakukan pengawasan penyaluran BBM di dua SPBU Merauke, Senin (1/12).
Selain temuan tersebut, petugas juga memeriksa empat kendaraan lain dan langsung memblokir barcodenya karena menggunakan nomor polisi lama, memiliki lebih dari satu barcode, atau barcode tidak sesuai dengan kendaraan. Tuyu bilang, pemilik kendaraan diarahkan memperbarui data sesuai nomor polisi yang sah.
Kepala Seksi Penyelenggara Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Merauke, Yosef Tuyu, mengatakan pemantauan dilakukan di SPBU 84.996.01 dan SPBU 84.996.02 untuk menertibkan penggunaan Solar subsidi sekaligus memastikan kuotanya tepat sasaran.
“Masih ditemukan kendaraan dengan nomor polisi tidak sesuai barcode. Kami lakukan pencatatan dan pemblokiran untuk mencegah penyalahgunaan,” ujarnya.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga menegaskan barcode yang tidak sesuai, termasuk yang masih memakai nomor polisi lama, diamankan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan Solar subsidi.
“Untuk pelanggaran modifikasi tangki, kendaraan langsung kami amankan ke Polres Merauke,” katanya.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam menjaga penyaluran Solar subsidi agar tepat sasaran.
Ia menyebut kegiatan serupa terus dilakukan di berbagai daerah di Papua Maluku untuk menindak pelanggaran.
Pertamina Patra Niaga membuka layanan aduan melalui Pertamina Contact Center 135 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan informasi terkait penyaluran Solar subsidi. “Kami sangat mengapresiasi koordinasi erat yang sudah dilaksanakan dan harapannya sinergi ini bisa menjaga penyaluran Solar subsidi yang lebih tepat sasaran,” tutup Awan. [Rillis]
