Dinkes Boven Digoel Gelar Pelatihan Konseling menyusui bagi tenaga kesehatan di 20 Puskesmas Tanah merah

0
Wakil bupati Marlinus saat membuka kegiatan konseling kepada tenaga kesehatan Boven Digoel

Wakil bupati Marlinus saat membuka kegiatan konseling kepada tenaga kesehatan Boven Digoel

Tanah Merah, PSP – Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Kesehatan Boven Digoel gelar kegiatan Pelatihan konseling menyusui bagi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Yang melibatkan tenaga Gizi dan bidan dari 20 Puskesmas Sekabupaten Boven Digoel yang berlangsung di Gereja Rehobot Selasa kemarin.

Wakil bupati Kabupaten Boven Digoel saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, menyusui merupakan fondasi utama bagi tumbuh kembang anak. Asi bukan hanya makanan terbaik, tetapi juga imunisasi pertama bagi bayi dalam pertumbuhan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan menyusui memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan, kecerdasan, dan kualitas hidup anak. Dengan demikian, keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi oleh dukungan tenaga kesehatan, terutama pada masa awal kehidupan Bayi.

Wakil Bupati berharap, melalui pelatihan tersebut diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling menyusui, memberikan pendampingan yang efektif kepada ibu menyusui, mengidentifikasi dan membantu mengatasi berbagai masalah laktasi dan mendorong terciptanya fasilitas pelayanan kesehatan yang ramah bagi ibu dan bayi, serta menguatkan peran pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk masa depan.

Diakui bupati, bahwa tantangan di lapangan cukup besar, mulai dari kurangnya pemahaman ibu, pengaruh lingkungan, mitos seputar menyusui, hingga hambatan teknis yang membuat sebagian ibu tidak berhasil memberikan Asi yang eksklusif. Sehingga disinilah peran dari tenaga kesehatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Saya berharap kepada para peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. jadilah agen perubahan, pembimbing, dan pendamping terbaik bagi para ibu di wilayah kerja masing-masing. semoga pelatihan ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga meningkatkan komitmen kita dalam menyehatkan generasi bangsa khususnya generasi yang ada di kabupaten boven digoel,”ungkap wakil bupati.[VER-NAL]  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *