Pangdam XXIV/Mandala Trikora: Kewaspadaan dan Loyalitas Prajurit Adalah Hal yang Mutlak
Merauke, PSP — Panglima Kodam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa kewaspadaan, disiplin, dan loyalitas merupakan syarat mutlak bagi setiap prajurit, khususnya yang bertugas di wilayah Papua yang seluruhnya merupakan daerah operasi.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan Jam Komandan kepada prajurit Yonif TP 818/Yuboi di Mako Yonif TP 818, Kampung Tambat, Merauke, Papua Selatan, Senin (24/11). Pangdam hadir dan didampingi Kasdam XXIV/MT Brigjen TNI Eventius Teddy Danarto, Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos., M.I.P. (Irdam XXIV/MT), Asrendam Kodam XXIV/MT, Para Asisten Kasdam XXIV/MT, Kazidam XXIV/MT, Kainfolahta Kodam XXIV/MT, Danbrigif TP 83/Bugodi.
Dalam arahannya, Pangdam mengingatkan bahwa situasi yang tampak kondusif tidak boleh membuat prajurit lengah. Ia mencontohkan beberapa insiden yang terjadi akibat kelalaian aparat sehingga menimbulkan korban jiwa serta hilangnya senjata dan perlengkapan.
“ Tidak ada tempat yang benar-benar aman bagi prajurit. Laksanakan prosedur pengamanan di manapun kalian berada,” tegasnya.
Pangdam juga menekankan pentingnya memahami tugas pokok Satuan Teritorial Pembangunan (TP). Tugas tersebut meliputi dukungan terhadap percepatan pembangunan, penguatan pelayanan dasar pemerintahan daerah, serta pembinaan komunikasi sosial sesuai Inpres No. 9 Tahun 2020. Ia meminta prajurit menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi.
Menyinggung kondisi satuan yang masih menggunakan fasilitas sementara, Pangdam mengajak seluruh prajurit tetap bersyukur dan bersemangat. Ia membandingkan situasi tersebut dengan prajurit yang berada di daerah operasi intensif, yang hidup dalam keterbatasan dan risiko tinggi.
“ Syukuri tugas dan keadaan kalian. Jalani proses ini dengan baik. Badai pasti berlalu,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pangdam kembali menegaskan tiga kemampuan dasar yang wajib dimiliki prajurit, yakni API (Attitude, Performance, Intelligence).
“ Profesionalisme membuat kalian naik, tetapi Attitude yang membuat kalian tetap bertahan,” tandasnya.
Pangdam juga mendorong peningkatan kemampuan bela diri melalui program karate INKAI yang bekerja sama dengan Kodam XXIV/MT. Program tersebut ditargetkan melahirkan ribuan prajurit bersertifikat Dan 1 sebagai bekal mendukung tugas satuan ke depan.
Menutup arahannya, Pangdam meminta seluruh prajurit menghindari segala bentuk pelanggaran, meningkatkan disiplin dan kesehatan, serta memberikan dukungan penuh kepada komandan satuan. “ Mari wujudkan Kodam XXIV/Mandala Trikora yang solutif, bersahabat, profesional, dan menjadi sobat masyarakat,” tutup Pangdam.[JON-NAL]
