Gubernur Safanpo di Tanah Merah, Ini yang Dilakukannya

0
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyempatkan diri menghadiri misa syukur perayaan 50 tahun imamat Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi yang tengah terlaksana disana.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyempatkan diri menghadiri misa syukur perayaan 50 tahun imamat Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi yang tengah terlaksana disana.

Merauke, PSP — Saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Boven Digoel, Sabtu (2/8) lalu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyempatkan diri menghadiri misa syukur perayaan 50 tahun imamat Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi yang tengah terlaksana disana.

Moment itu pun tak disia-siakan nya, pada kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat atas 50 tahun imamat Mgr. Mandagi, seraya mendoakan agar Uskup Agung Merauke tersebut senantiasa diberi semangat dan kebijaksanaan dalam menggembalakan umat di Keuskupan Merauke.

Disaat yang sama, Gubernur Safanpo berucap memberikan bantuan kepada Gereja Paroki Hati Kudus Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Bantuan itu berupa satu set peralatan band lengkap dan uang pembinaan senilai Rp100 juta

“Kami memberikan bantuan satu set peralatan band lengkap dengan uang pembinaan sebesar Rp100 juta,” ujar Gubernur Apolo di hadapan umat yang hadir dalam misa di Gereja Paroki Hati Kudus.

Masih dalam sambutannya, Gubernur Apolo menjelaskan bahwa kunjungannya ke Tanah Merah dilakukan dalam rangka kegiatan kerja bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Di sela agenda tersebut, ia menyempatkan diri menghadiri misa syukur yang digelar oleh umat Katolik Paroki Hati Kudus.

Ia juga memperkenalkan sejumlah pejabat Pemprov Papua Selatan yang turut mendampinginya dalam kunjungan kerja tersebut, termasuk kepala dinas dan kepala badan terkait. Sebagai informasi, misa syukur perayaan 50 tahun imamat Mgr. Petrus Canisius Mandagi digelar secara khidmat oleh umat Katolik Paroki Hati Kudus Tanah Merah sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang sang uskup dalam pelayanan iman di wilayah selatan Papua. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *