Gubernur Safanpo ke Boven Digoel Jelang Pelaksanaan PSU

0
Gubernur Safanpo di Boven Digoel menjelang PSU

Gubernur Safanpo di Boven Digoel menjelang PSU

Merauke, PSP – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengecekan kesiapan menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Boven Digoel.

Pengecekan ini dilakukan melalui rapat koordinasi di Aula Kantor Bupati Boven Digoel pada Sabtu (2/8).

Gubernur Apolo mengatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk memastikan lima aspek utama persiapan PSU yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2025 mendatang, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami dari Forkopimda Papua Selatan hadir untuk mengecek langsung persiapan pelaksanaan PSU Boven Digoel,” ujar Apolo saat memimpin rapat.

Ia menjelaskan, aspek pertama yang menjadi perhatian adalah kesiapan pemerintah daerah, mulai dari bupati, jajaran OPD, hingga kepala kampung. Gubernur meminta Bupati Boven Digoel untuk menginstruksikan seluruh perangkat daerah ikut mendukung dan mempersiapkan proses pemungutan suara ulang.

Aspek kedua adalah kesiapan penyelenggara. Apolo menegaskan bahwa KPU Boven Digoel harus memastikan kesiapan seluruh petugas, mulai dari PPD, PPS di 112 kampung, hingga 1.547 anggota KPPS yang telah ditetapkan. Selain itu, Bawaslu juga diminta memastikan kesiapan jajaran pengawas di setiap tingkatan.

“Aspek teknis harus dipastikan, H-3 semua perangkat harus sudah berada di tempat tugasnya masing-masing,” tegas Apolo.

Ketiga, persiapan logistik menjadi fokus utama, termasuk kotak suara, surat suara, dan perlengkapan rekapitulasi. Gubernur menyebut distribusi logistik telah dilakukan ke sejumlah distrik terjauh, dan sisanya akan dikirim dalam beberapa hari ke depan. Ia menekankan bahwa 26 item logistik harus tersedia lengkap di setiap TPS.

Keempat, Gubernur menyoroti kesiapan pemilih. Dari total 42 ribu pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), terdapat lebih dari 10 ribu pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya pada pemilu sebelumnya. Ia meminta agar pemerintah daerah meningkatkan sosialisasi untuk mendorong partisipasi pemilih.

“Partisipasi yang rendah ini perlu disikapi serius. Bupati harus menyurati masyarakat, gereja, dan masjid untuk mengimbau warga datang ke TPS,” katanya.

Surat bupati, lanjut Apolo, harus memuat dua hal utama: ajakan memilih dan imbauan menjaga ketertiban dan keamanan selama tahapan PSU berlangsung.

Aspek kelima adalah keamanan. Gubernur meminta Kapolres dan Dandim Boven Digoel menyiapkan pasukan untuk mengamankan jalannya PSU, mulai dari pemungutan, perhitungan suara, hingga rekapitulasi dan penetapan hasil.

“Ini adalah agenda negara. Kita harus pastikan semua tahapan berjalan aman, lancar, dan demokratis,” tegas Gubernur Apolo. Dengan seluruh kesiapan yang dikordinasikan lintas sektor ini, PSU Pilkada Boven Digoel diharapkan dapat berlangsung secara tertib dan sesuai amanat konstitusi. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *