Partai Demokrat dan Masyarakat Tanam Mangrove di Pantai Payum Merauke
Merauke, PSP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Merauke menggelar aksi penanaman pohon mangrove di Pantai Payum, Kabupaten Merauke, Jumat (24/7).
Aksi dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat ini langsung dipimpin Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Merauke Berman Dalan Pasaribu, S.Sos di pesisir pantai Payum.
Agar diketahui, kegiatan itu menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat setempat.
Kata Berman, Pantai Payum dipilih sebagai lokasi penanaman karena kawasan tersebut dinilai membutuhkan upaya pelestarian untuk mengurangi dampak abrasi pantai. Mangrove dipilih karena memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir.
“Kalau dulu garis pantai masih jauh di sana. Karena itu, kita harus mulai melestarikannya dari sekarang. Pohon mangrove ini berfungsi menjaga pantai dari abrasi,” katanya.
Disebutkan, kegiatan penanaman mangrove masih merupakan tahap awal. Ke depan, Partai Demokrat menargetkan penanaman bibit mangrove yang akan membentang di sepanjang kawasan pantai, dengan menyesuaikan antusiasme masyarakat.
Bibit mangrove yang ditanam berasal dari masyarakat setempat. Partai Demokrat juga memberikan insentif penanaman kepada warga sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami memilih bibit dari masyarakat dan mengembalikannya kepada masyarakat. Ada uang tanam yang juga kami kembalikan kepada mereka,” ungkap Berman.
Di tempat yang sama Ketua RT 23 Kampung Payum, Kanisius Kahol, mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan itu. Menurut Kanisius, program tersebut tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan peluang pemberdayaan bagi masyarakat yang selama ini membudidayakan bibit mangrove di Payum.
“Kami berterima kasih dengan adanya penanaman mangrove ini. Ke depan kami berharap kuotanya bisa lebih besar karena masyarakat di sini sudah menyediakan pembibitan,” kata Kanisus.
Ia menjelaskan seluruh bibit yang digunakan dalam kegiatan tersebut disiapkan oleh masyarakat setempat. Karena itu, peningkatan jumlah bibit yang ditanam akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan warga.
“Bibit disediakan oleh masyarakat. Jadi kegiatan ini juga menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Partai Demokrat berharap gerakan pelestarian mangrove di Pantai Payum dapat terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak masyarakat sehingga mampu menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga. [ERS-NAL]
