Pengemudi Mabuk, Avanza vs Hilux, Penumpang Luka-Luka

0
Tampak toyota Avanza yang ringksek parah usai terlibat tabrakan dengan Hilux di JalanĀ TransĀ Papua

Tampak toyota Avanza yang ringksek parah usai terlibat tabrakan dengan Hilux di JalanĀ TransĀ Papua

Merauke, PSP – Kecelakaan lalu lintas terjadi kembali terjadi di Jalan Trans Papua, tepatnya di KM 206, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Rab (23/7/2025) sore. Dalam insiden itu tujuh orang penumpang mengalami luka berat yakni penumpang dari Toyota Hilux dan Avanza yang terlibat tabrakan.

ā€œKami menduga kecelakaan ini terjadi karena kelalaian pengemudi Avanza yang tidak memiliki SIM A dan diduga dalam kondisi mabuk”, terang Kasat Lantas, AKP Darwis, usai menerima hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilaksanakan anggotanya,  kemarin.

Kasat Lantas menjelaskan, insiden tabrakan itu bermula  Ketika Avanza yang melaju dari arah barat ke timur dari Jalan Simpati menuju Jalan PT. APM. Pengemudi lalu  hilang  kendali di dekat jembatan Yanggel dan sedang dalam pengaruh minuman beralkohol. Akhirnya, mobil yang dikemudikannya keluar jalur ke bahu jalan kiri, lalu masuk ke lajur kanan. Sementara dari arah berlawanan arah melaju sebuah Toyota Hilux, akhirnya tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat kejdaian itu kedua kendaraan mengalami kerusakan parah dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 100.000.000.

Toyota Hilux membawa  tujuh  orang penumpang termasuk pengemudi. Lalu toyota Avanza membawa 4 empat orang, termasuk pengemudi, yang seluruhnya mengalami luka berat dan kini sedang menjalani penanganan medis di RSBP Kabupaten Merauke.

ā€œPenyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kronologi dan pertanggungjawaban hukum atas kejadian iniā€, ujarnya. Berkaca dari insiden-insiden yang terjadi di Jalan Trans Papua Kasat Lantas terusĀ  mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol dan memastikan konsentrasi penuh saat berkendara. PihaknyaĀ  juga akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kecelakaan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *