20 Juni 2024

Pimpin Apel Deklarasi Netralitas ASN, Pj. Bupati Mappi : Mari Sukseskan Pemilu 2024 Dengan Jujur, Adil dan Bersifat Rahasia

0

PJ. Bupati Mappi saat memimpin apel

Mappi, PSP – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024, Pemerintah Kabupaten Mappi menggelar Apel Gabungan Deklarasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Doa Lintas Agama dalam rangka pelaksanaan Pemilu Damai 2024. Apel gabungan yang digelar di lapangan qhaindau ury, dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Mappi Michael R.Gomar, S.STP, M.Si, Kamis (1/2/2024).

Apel gabungan dihadiri oleh seluruh Pejabat, ASN dan Pegawai Kontrak Daerah (PKD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mappi. Juga Kapolres  Mappi serta jajaran anggota Polres Mappi, Kasdim Kodim 1704 Mappi serta jajaran anggota Kodim, anggota Komisioner KPU Mappi, Ketua Bawaslu Mappi, parah Tokoh Agama dan partai politik.

Penjabat Bupati Mappi menerangkan, empat belas hari lagi secara bersama-sama akan melaksanakan pesta demokrasi Pemilu 14 Februari 2024 di negara Republik Indonesia. Pesta demokrasi untuk memilih pemimpin-pemimpin negara baik Presiden Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

“Pemimpin-pemimpin inilah yang akan mewakili kita sebagai representatif dari masyarakat untuk duduk di legislatif sebagai DPR, DPD dan di eksekutif sebagai presiden dan wakil presiden. Ikrar netralitas ASN yang telah dibacakan bersama-sama, pemda berharap didukung oleh TNI/Polri, KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas, agar Pemilu dapat terlaksana dengan jujur, adil dan bersifat rahasia,” sanjungnya.

Dirinya mengajak, kepada seluruh ASN, PPPK dan PKD agar secara bersama-sama bergandengan tangan, bersama TNI/Polri, KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan Pemilu damai di tahun 2024. Secara bersama-sama memili hak politik untuk memberikan suara, terkecuali TNI/Polri, maka mari hak politik ini dimanfaatkan dengan baik untuk menentukan pemimpim yang layak sesuai dengan pilihan hati.

“Kita harus menjaga netralitas kita sebagai ASN, jangan terpengaruh dan terlibat dalam kegiatan kampanye-kampanye, karena sudah dilarang oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Diharapkan seluruh proses Pemilu mulai dari tahapan pelaksanaan sampai hasil pemungutan suara serta pelaporan dapat berjalan aman, lancar, damai,” tandasnya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *