Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatannya, Ini Alasan Isaias Ndiken
Isaias Yanggel Ndiken
Merauke, PSP – Isaias Yanggel Ndiken menyatakan mengundurkan diri dari jabatan dan mengembalikan jabatannya sebagai Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kepada Pemda Merauke. Isaias juga sudah sudah membuat surat pengunduran diri dan menyampaikan ke bagian Tata Usaha Bupati dan Badan Kepegawaian Daerah Merauke.
“Surat ini sudah siap diserahkan ke BKD,” kata Isaias Ndiken, di halaman kantor BKD Merauke, kemarin.
Kepada wartawan, Ndiken mengungkapkan ada beberapa alasan mendasar yang membuat dirinya mengundurkan diri dari jabatannya. Yang pertama, terkait SDM Papua. Beberapa hari lalu mengajukan permohonan tiket untuk anak-anak untuk mengemban pendidikan di Semarang. Hanya saja, tidak terealiasi. Akhirnya, kaum budayawan dan seniman yang membantunya.
Kemudian, selaku Kabid, dia merasa tidak diberi ruang untuk pengembangan nilai-nilai budaya sebagai kekayaan negara, khususnya budaya lokal di Merauke. Karena Merauke dikenal pusat kunjungan orang dari luar, sehingga budaya bisa tumbuh.
“Yang berikut, saya harus fokus di dalam urusan kebudayaan dengan predikat saya sebagai budayawan,” ujar Isaias.
Lalu, alasan lainnya, selaku anak asli Merauke, ia merasa tidak dihargai. Bahkan, niat baiknya diinjak oleh staf atau pelaksana di kantornya. Sehingga dia berkesimpulan tidak berarti bila harus bertahan dengan jabatan.
“Harus tinggalkan itu, sehingga anak-anak saya juga di Semarang bisa berhasil. Saya lebih baik fokus untuk kebudayaan dan masa depan anak-anak,” ucapnya.
Secara tegas dan bijak, Isaias menyatakan mundur dari jabatan yang diembannnya.
Soal pengunduran dirinya, Ndiken menyebut sudah komunikasi dengan Kepala dinas, selaku bawahan langsung dari Bupati Merauke.[FHS-NAL]