Rektor UNMUS Resmikan, Pusat Wirausaha UNMUS, Guest House dan Tabloid Dumai

0
WhatsApp Image 2022-03-16 at 21.56.59 (2)

Rektor UNMUS Resmikan, Pusat Wirausaha UNMUS, Guest House dan Tabloid Dumai. Foto: PSP/RADE

Merauke, PSP – Perguruan tinggi (Universitas Musamus) UNMUS gelar peresmian pusat wirausaha UNMUS, guest house UNMUS dan tabloid dumai serta pameran (Kuliah Kerja Nyata) KKN dan panen holtikultura perdana. Peresmian berlangsung dengan prosesi pemotongan pita oleh rektor UNMUS Dr. Drs. Beatus Tambaip, M.A.

Saat berikan sambutan, Rekor UNMUS Dr. Drs. Beatus Tambaip, M.A mangatakan, dini hari ada beberapa fasilitas bangunan yang dibangun oleh pemerintah melalui  kementerian (Pekerjaan Umum dan Penata Ruang) PUPR dilingkungan UNMUS akan dilakukan peresmian, maka kami dari pihak UNMUS menyampaikan terima kasih atas segala bentuk fasilitas yang telah diberikan oleh pemerintah pada kami.

“Dan hari ini rektor bersama jajaran civitas akademika mengundang secara internal beberapa pihak untuk hadir menyaksikan karya-karya besar inovatif dan kreatif yang dilakukan oleh dosen-dosen dan mahasiswa universitas musamus melalui kajian penelitian dan pengabdian masyarakat untuk membantu menjawab apa yang menjadi permasalahan di kampung-kampung serta dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat secara umum,” ujar Rekor UNMUS saat berikan sambutan, Rabu (16/3/22).

Tambahannya, dengan peresmian beberapa fasilitas bangunan ini, tentu ada juga beberapa perencanaan positif yang akan kami bicarakan dan lakukan dilingkungan UNMUS, tujuannya agar secara publik UNMUS bisa dikenal dengan berbagai macam karya-karya besar yang menarik pandangan baik di Papua dan Indonesia pada umumnya, karena walaupun secara geografis kami berada diujung timur tetapi dalam berkarya UNMUS tetapi harus menjadi yang terbaik di ujung timur.

“Namun ada hal yang perlu kami sampaikan yakni, ada beberapa persoalan di kampung-kampung khusus wilayah kabupaten merauke yang paling urgen dan perlu di benahi dengan baik oleh pihak akademik dan pemerintah daerah, karena ada temuan di beberapa kampung yang di dampingi dengan program-program pemerintah untuk pemberdayaan masyarakat, tetapi tidak ada keberlanjutan yang dilakukan oleh pemerintah, dan ini menjadi personal yang  perlu diperhatikan dengan serius, maka kami berharap ada upaya yang harus di lakukan oleh pihak kampus untuk membantu masyarakat,” terangnya.

Selain itu, dia katakan, apa yang menjadi persoalan masyarakat di kampung-kampung, tentu sebagai universitas negeri kita harus hadir untuk memberikan pencerahan melalui karya-karya, yang mungkin dimata masyarakat kota itu sangat tidak bermanfaat tetapi dimata masyarakat kampung sangat bermanfaat, dan ini yang harus di terobosan oleh kampus kita. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *