GMKI Sayangkan Adanya Dugaan Penolakan Pasien di RSAL Merauke

0
Ketua GMKI Cabang Merauke, Suci Martha Paska Johana Rahalus

Ketua GMKI Cabang Merauke, Suci Martha Paska Johana Rahalus

Merauke, PSP – Peristiwa meninggalnya seorang anak usai diduga ditolak di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Merauke mendapat tanggapan dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Merauke (25/02/2022).

Sangat disayangkan peristiwa tersebut harus terjadi dan berbuntut meninggalnya seorang anak yang diduga akibat di tolak oleh petugas RSAL Merauke, lantaran anak tersebut masih dalam keadaan stabil selain itu tidak terdapat Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit tersebut, sehingga harus di rujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

GMKI Cabang Merauke melalui Ketua Cabang Suci Martha Paska Yohana Rahalus menyampaikan, seharusnya bukan langsung di tolak melainkan sigap memberikan pertolongan pertama dari petugas medis yang bertugas saat itu di RSAL terlepas dari ada dan tidaknya Dokter Spesialis anak di Rumah Sakit tersebut.

“Kendati demikian hal tersebut sejalan juga dengan Kode Etik Kedokteran yang berlaku.” tutur Ketua GMKI, Sabtu (26/02/2022).

Dia juga menyampaikan, salah satu hal terpenting dalam pelayanan kesehatan yaitu pengembangan fasilitas kesehatan yang terdiri dari tenaga medis dan peralatan medis itu sendiri, sehingga dapat menunjang pelayanan kesehatan yang baik terlebih khusus ketika dalam situasi gawat darurat.

“Peran serta pemerintah daerah sangat kami perlukan untuk mengusut tuntas peristiwa yang saat ini terjadi, agar ke depannya tidak ada hal serupa yang terjadi terlebih khusus kepada masyarakat,” terangnya.

Selain itu, kata dia, kami mengapresiasi tidakkan yang telah dilakukan oleh Kepala RSAL Merauke Letkol Laut (K) Mursito yaitu langsung menindak lanjuti dengan memeriksa petugas yang bersangkutan pada saat peristiwa itu terjadi di RSAL Merauke.

Dalam kesempatan ini juga GMKI Cabang Merauke menyampikan beberapa pernyataan sikap yaitu:

GMKI mengecam keras terjadinya kelalaian petugas medis di RSAL Merauke sehingga merenggut satu korban nyawa.

GMKI mengingatkan kepada para petugas medis baik di Rumah Sakit Pemerintah maupun Rumah Sakit Swasta yang melayani pasien agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.

GMKI meminta kepada pihak RSAL Merauke agar mempertegas Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan.

GMKI meminta kepada Kepala RSAL Merauke untuk menindak tegas petugas medis yang bertugas pada saat peristiwa tersebut dan dapat ditidak secara transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.

GMKI meminta agar pelayanan kesehatan di RSAL Merauke dapat ditingkatkan guna menunjang pelayanan yang optimal kepada seluru lapisan Masyarakat.

“Harapan kami semoga tidak ada lagi hal serupa yang terjadi dalam pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang ada di kabupaten Merauke. Atas peristiwa tersebut kami segenap Civitas GMKI Cabang Merauke mengucapkan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya,” pintanya. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *