Ongkos Kontainer Naik, Bahan Baku Pembuat Tahu Ikut Naik
Proses Pengeringan Kedelai. Foto: PSP/Rade
Merauke, PSP – Harga kontener mengalami kenaikan yang cukup tinggi, hingga mempengaruhi pendapatan pengusaha tahu dan tempe yang mendatangkan bahan baku dari luar papua, pasalnya bahan baku yang didatangkan dari luar papua juga mengalami kenaikan harga yang cukup meningkat.
Saat ditemui media ini, salah satu Pengusaha Tahu dan Tempe Yohanes Supardi mengatakan, kenaikan harga kontener saat ini mencapai Rp 21.000.000 juta rupiah untuk satu kontener, awalnya satu kontener harganya Rp 12.000.000 sampai Rp 13.000.000 juta rupiah, sehingga dengan kenaikan harga kontener ini mempengaruhi jenis harga bahan baku lainnya. Bahan baku berupa kedelai yang kami datangkan dari luar papua juga, tentu mengalami kenaikan harga yakni Rp 11.000 ribu rupiah perkilo, dan harga kedelai awalnya hanya Rp 8.000 perkilo.
“Dengan kenaikan harga kontener dan bahan baku ini, tentu kami sebagai pengusaha juga harus memaksimalkan hasil produksi dengan jumlah bahan baku yang tersedia. Jika kami tidak hati-hati, kami juga bisa tidak mendapatkan keuntungan, karena rata-rata kedelai yang didatangkan dari luar papua, tidak semuanya memiliki kualitas yang baik,” tutur Yohanes saat ditemui disela-sela kesibukannya, Jumat (7/1/22).
Sambungnya, untuk pengilingan kedelai juga, kadang-kadang ada hasilnya yang baik dan ada hasilnya yang kurang baik, sehingga jika kami tidak hati-hati dalam memanfaatkan bahan baku serta melihat pasar yang layak dengan jumlah pengeluaran yang cukup besar, maka kami tidak akan mendapatkan keuntungan yang cukup.
“Yang saya datangkan barang dari luar papua tentu bukan hanya kedelai saja tetapi ada pakan ternak juga, dan rata-rata dengan kenaikan harga kontener ini hampir semua harga bahan baku naik juga, termasuk pakan ternak yang dulunya sekitar Rp 200.000 ribu rupiah kini meranjak hingga Rp 400.000 ribu rupiah per 50 kilogram,” terangnya.
Tambahannya, kami sampai saat ini masih bingung dengan kenaikan harga kontener ini, dan menurut kami jika harga kontener naik, apabila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, maka itu wajar saja jika ada kenaikan harga kontener. Kami juga berharap agar pemerintah daerah dapat melihat kenaikan harga kontener ini. [RADE-NAL]
