BWS: Saluran Air Ditimbun, Sawah Jadi Banjir

0
Kepala BWS Papua Merauke, Yulianus Mambrasar

Yulianus Mambrasar

Merauke, PSP – Seringkali terjadinya banjir di areal persawahan diakibatkan oleh ulah para petani sendiri. Hal itu ditegaskan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua-Merauke, Yulianus Mambrasar.

Salah satunya, kata dia, di persawahan Kampung Rawasari yang dari tahun-ketahun pada musim tanam penghujan, padi petani seringkali terendam air bahkan gagal panen.

Menurutnya, atas dasar kedekatan dengan pihak terkait, Petani meminta dibangun irigasi skunder yang menghalangi mengalirnya air dari persawahan menuju irigasi primer. 

“Ini saluran primer, tapi karena jauh muter, akhirnya dia bikin jalan lagi, kan ngak boleh. Di yang ditimbun itu air kebanyakan, meluap. Kalau ngak kan air masuk kedalam rawa-rawa,” katanya di Swisbell Hotel belum lama ini.

Yulianus membeberkan bahwa pihaknya telah melihat secara langsung persoalan ini di Rawasari. Selanjutnya ia mengaku langsung memberikan penengagan dan jalan keluar dari persoalan ini. 

Kita sudah tangani. Saya sudah pergi ke lapangan, sudah lihat, jadi sebenarnya berpulang pada perilaku petani itu sendiri. Harusnya mengikuti spesifikasi teknis, contoh mungkin karena dekat pak Bupati, tim sukses, akhrinyan bangun disini saja. Akhirnya airnya tidak masuk kesitu, malah membendung lahan,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *