Pelatih Sepak Bola Putri Kaltim Soroti Kepemimpinan Wasit
Pelatih dan Pemain Sepak Bola Putri Kalimantan Tengah saat memberikan keterangan kepada wartawan usai pertandingan, Kamis (7/10). Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Tim Sepakbola Putri provinsi Kalimatan Tengah kembali menelan kekalahan saat bertanding melawan DKI Jakarta dalam penyisihan Grup B Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua cabang olahraga (cabor) sepakbola Putri, Kamis (7/10). Kalteng harus mengakui keunggulan DKI Jakarta dengan skor 1-0, gol semata wayang DKI Jakarta terjadi berkat gol bunuh diri pemain Kalteng.
Seusai pertandingan, Pelatih Tim Sepakbola Putri Kalimantan Tengah, Marali mengapresiasi penampilan anak asuhnya pada pertandingan tersebut yang telah berusaha keras untuk memenangkan pertandingan tersebut.
Dilain sisi, dirinya juga menilai kepemimpinan wasit yang memimpjn jalannya pertandingan tersebut kurang tegas termasuk saat memberikab pelanggaran-pelanggaran.
” Saya melihat kepemimpinan pada hari ini saat pemain bersih ngambil bola dianggap pelanggaran, disaat pemain melakukan pelanggaran, tidak pelanggaran,” kata Marali kepada wartawan, Kamis (7/10).
Akibat hal tersebut dirinya sempat emosi terhadap kepemimpinan wasit, akibatnya dirinya dihadiahi kartu kuning olah wasit. “Emosi tadi, karena beberapa kali pemain saya bersih ambil bola, sehingga tadi saya ada sedikit komplain,” pungkasnya.[JON-NAL]
