Pilkada Melelahkan Telah Usai, Kini Saatnya Bersatu
Ketua DPRD Boven Digoel Athanasius koknak
Tanah Merah, PSP – Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Boven Digoel terbilang sangat panjang dan melelahkan. Prosesnya bahkan menjadi perhatian serius pemerintah pusat mengingat gejolak yang terjadi.
Dimana KPU-RI pun harus turun langsung ke Boven Digoel untuk secara langsung memantau agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan lancar dan tertib.
Melalui proses yang panjang tahapan Pilkada Boven Digoel akhirnya usai sudah dengan dua kali putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Untuk itulah, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Boven Digoel Athanasius Koknak memberikan apresiasi. “Kami sangat mengapresiasi penyelenggara Pemilu baik itu KPU maupun Bawaslu dan juga seluruh stakeholder yang turut campur tangan dalam menyukseskan Pilkada Boven Digoel yang harus sampai pada pelaksanaan pemungutan suara ulang. Kami juga memberikan apresiasi kepada pihak keamanan baik TNI maupun Polri yang berusaha keras untuk memastikan agar pelaksanaan pilkada tetap aman di tengah gejolak pelaksanaan Pilkada,” ungkap Athanasius Koknak.
Dikatakannya, panjangnya rangkaian tahapan Pilkada Boven Digoel sangat menguras tenaga dan anggaran, meski demikian hal ini tentu menjadi pembelajaran politik yang cukup baik bagi masyarakat terutama mereka yang berkecimpung di dunia politik. Kini Pilkada telah usai dan saatnya bersatu untuk membangun tanah Digoel yang kita cintai ini. “Pada kesempatan ini saya memberikan penghargaan dan terimakasih Kepada KPU dan komisionernya, Bawaslu dan jajarannya serta pihak TNI/Polri yang telah menuntaskan pelaksanaan pilkada serentak Kepala daerah Tahun 2020 walaupun dengan proses yang panjang namun semuanya berjalan dengan lancar,” pungkasnya saat ditemui di ruang sidang DPRD Kabupaten Boven Digoel belum lama ini.
[VER-NAL]
