25 September 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Deteksi COVID-19 Varian Butuh Waktu Minimal 5 Hari

Kadis Kes Merauke, dr. Nevile Muskita

Merauke, PSP – COVID-19 hasil mutasi diperkirakan telah menjangkit warga di Kabupaten Merauke. Maka itu, tidak heran bila kasusnya terus bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile R Muskita menyampaikan ada kemungkinan bahwa covid-19 yang telah menjangkit di Merauke merupakan varian baru.  Meski belum ada keterangan resmi dari hasil ujia dan pemeriksaan sampel yang dikirim ke Jakarta.

Namun bila melihat dari ciri-ciri yang tampak,  Nevile menilai bahwa yang menggejala adalah varian baru. “Ya artinya sudah ada indikasi, kalau penularan cepat, kemudian sesuai dengan petunjuk Kemenkes, penularan yang cepat dengan hasil PCR dengan angka yang rendah, kemungkinan varian baru. Tapi kan kita harus menunggu hasil pemeriksaan itu. Dan kita harus antisipasi dengan penularan yang cepat itu,” terangnya, di Kantor Dinsos, Kamis (15/7/2021).

Untuk memperoleh hasil pemeriksaan, Imbuh Nevile, menurutnya harus menunggu dalam beberapa pekan. Pasalnya, metode dan alat tes yang digunakan berbeda dengan alat tes COVID biasa. 

“Untuk periksa, tidak seperti periksa pakai PCR. Satu sampel itu butuh 5 hari baru hasilnya keluar. Ini varian baru atau tidak. Jadi kalau kita kirim 13 sampel, ya 1 sampel saja 5 hari, tinggal kali 13, ya 2 bulanlah hasilnya,” sebutnya.

Selain itu, menurut Nevile yang mengirimkan sampel bukan hanya Merauke, tetapi  seluruh Indonesia. Sehingga, proses sampai menemukan hasilnya akan memakan waktu. “Jadi lab wold genom sensing. Ada proses, dia harus melewati beberapa alat pemeriksaan. Jadi tidak sederhana untuk lihat hasilnya,” pungkasnya. [WEND-NAL]