COVID-19, Remaja 18 Tutup Usia
dr. Nevile R. Muskita
Merauke, PSP – Pasca kenaikan pasien positif sepekan ini, terhitung sudah 7 orang meninggal dunia, dimana sebelumnya sempat kosong beberapa bulan. Masing – masing yang meninggal tersebut, masuk daftar hitam data resmi Covid-19 Merauke yang didiagnosa mempunyai komorbid.
Diantara ketujuh pasien yang meninggal sepekan pasca kenaikan, terdapat seorang remaja putri usia 18 tahun. “Ia dirujuk dari Ngguti. Masih umur 18 tahun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita di ruang kerjanya lusa lalu.
Dijelaskan, remaja putri itu merupakan pasien asal Ngguti rujukan Puskesmas. “Dia itu ada penyakit yang harus dirujuk dari puskesmas, ditindaklanjuti di kota, beberapa lama di kota harus kontrol dan tinggal di rumah keluarganya di wilayah Kelapa Lima,” ujar Nevile.
Dari hasil tresing sanak keluarga di Ngguti, kata Nevile, seluruhnya negatif Covid-19. “Untuk keluarganya di Ngguti begitupun teman – temannya sudah di tressing dan semuanya negatif. Kami curiga (dia kena) waktu tinggal di keluarganya selama pengobatan di Merauke. Tapi ada beberapa kontak eratnya kami tresing belum ketemu,” kata Nevile. Diingatkan kembali, agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan menjaga jarak. [ERS-NAL]
