Harganas, Olvi: Perlindungan Perempuan dan Anak Masih Rendah
Kadis P3A Merauke, Olvi Mandala
Merauke, PSP – Hari ini, Selasa (29/6), bertepatan dengan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28. Dalam momentum harganas ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kabupaten Merauke, Olvi Mandala menyatakan bahwa masih banyak perhatian persoalan yang terjadi didalam keluarga.
Diantara yang Ia soroti, khusus di Kabupaten Merauke, upaya pengembangan perlindungan kepada perempuan dan anak dinilai masih rendah. Artinya, broken home sering kali masih menghiasi keluarga di Merauke.
“Kalau bicara broken home, kalau di kabupaten Merauke, yang selama ini kami tekuni didalam pengembangan perlindungan perempuan dan anak, pertumbuhan dari pada kehidupan anak ke depan, kalau saya kategorinya rendah,” terangnya, diruang kerjanya, Senin (28/6/2021).
Sebagai instansi yang menanggani langsung tentang persoalan perempuan dan anak, Olvi mengaku bahwa pihaknya tidak lebih yang berperan memberikan sosialisasi dan arahan kepada masyarakat.
“Kami instansi yang dari sisi perlindungan, hanya bisa memberi keterangan. Kami pemerintah hanya bisa menopang, mensuport, memotifasi. Tetapi yang menjalankan langsung adalah masing-masing keluarga,” sebutnya.
Sementara itu, Olvi menyebutkan, pentingnya bagi setiap keluarga menanamkan 8 fungsi didalam keluarga. Apabila dasar ini digunakan, maka ketenanggan didalam keluarga akan semakin meningkat. “Untuk menjadi keluarga berkualitas, 8 fungsi harus ditanamkan betul-betul. Misalnya, dari sisi agama, pendidikan, ekonomi, lingkungan keluarga berencana, dan lain-lainya, itu benar-benar harus ditanamkan,” pungkasnya. [WEND-NAL]
