RSAL Tutup, RSUD Tetap Buka Pelayanan Umum
RSUD Merauke
Merauke, PSP – Meski angka positif COVID -19 melonjak secara drastis, namun Rumah Sakita Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merauke masih membuka pelayanan dan rawat inap umum untuk pasien non covid. Hal ini merupakan langkah antisipasi atas ditutupnya pelayanan di RSAL sejak kemarin.
Ketua Tim Covid-19, RSUD Merauke, dr. Paul mengatakan saat ini, masih ada katersediaan kamar untuk mengakomodir pasien baru untuk mendapatkan perawatan. Namun, Ia tidak bisa memastikan ketersediaan tempat perawatan ini akan berlangsung sampai kapan, menginggat makin meningkatnya kasus positif COVID – 19 beberapa hari terakhir begitu siginifikan
“Kita masih bisa terima pasien, apalagi dapat berita teman-teman di RSAL tutup, ini kan jadi batu sandungan juga. Dalam artian ini mau tidak mau, suka tidak suka, pasien yang bisa diarahkan dari RSAL terpaksa harus masuk ke RSUD,” terangnya melalui sambungan telepon, Kamis (24/6/2021).
Paul menambahkan, bahwa saat ini setidaknya masih tersedia puluhan kamar, baik untuk pasien terpapar virus Corona maupun untuk pasien non COVID – 19.
“Untuk Covid, kita siapkan 45 tempat tidur. Yang dirawat dirumah sakit adalah yang dengan kategori sedang dengan berat. Sementara yang OTG atau gejala ringan, itu harus karantina mandiri. Sementara pasien COVID sudah hampir 50 persen tertampung dari kapasitas ruang rawat inap yang disiapkan buat pasien COVID,” sebutnya.
Sementara untuk mengantisipasi adanya penularan didalam areal rumah sakit, Paul mengaku bahwa pihaknya telah membagi dan membatasi antara zona covid dan zona non covid.
“Kan kita berlakukaan 2 jalur, jalur hijau dan jalur merah. Ada tempat perawatan COVID, ada tempat perawatan non Covid-19,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa selama tenaga kesehatan di RSUD, baik dokter maupun perawat tidak ada yang terpapar oleh covid-19, maka pelayanan di RSUD akan tetap dibuka. Namun apabila yang terjadi adalah sebaliknya, maka mau tidak mau, pelayanan akan ditutup sementara. “Kalau tutup pelayanan sebisa mungkin kita tidak akan lakukan. Selama teman-taman di rumah sakit tidak ada yang terpapar. Kita berharap RSUD tidak akan tutup kecuali penuh. Kalau penuh, mau tidak mau, kita tidak bisa tampung pasien lagi,” pungkasnya. [WEND-NAL]
