Anastasia Terbang dari Jayapura ke Merauke Demi Jaringan Internet
Anatasya
Merauke,- Akses Internet di Kota Jayapura dan Kabupaten sekitarnya sudah satu bulan lebih Ngadat. Imbasnya, masyarakat setempat tidak dapat melakukan aktivitas belajar dan bekerja on line.
Untuk mendapatkan jaringan internet, butuh perjuangan tidak mudah. Selain harus menyisir spot-spot agar mendapatkan jaringan, mereka juga harus rela terbang ke luar Jayapura.
Salah satunya ialah Anatasya. Anastasya sudah hampir satu tahun belajar online di rumahnya di Waena karena pandemi covid-19. Tetapi saat ini, karena jaringan internet mati, ia harus rela terbang ke Merauke agar mendapatkan jaringan internet untuk mengikuti ujian on line.
Taruna Politeknik Penerbangan Indonesia Curug ini mengatakan bahwa jaringan internet di Jayapura sudah satu bulan mati. Padahal, pada saat ini ia sangat membutuhkan jaringan internet karena harus mengikuti ujian.
“ Harus bagaimana lagi. Dari pada saya ketinggalan, terpaksa saya terbang ke Merauke untuk mendapatkan akses internet untuk mengikuti ujian tengah semester.” ujar Anatasya sembari bersyukur karena ada saudaranya di Merauke sehingga tidak perlu lagi cari penginapan atau mengeluarkan biaya tambahan.
Anatasnya tidak tahu pasti penyebab jaringan internet di Jayapura mati. Hanya ia mendapatkan informasi kalau jaringan internet di Jayapura mati karena terputusnya kabel fiber optik.
“ Informasinya sih karena kabel fiber optik di Sarmi terputus. Kabarnya perbaikan selama sebulan, tetapi sudah satu bulan lebih belum juga ada jaringan,” kata Anatasnya yang sudah satu minggu di Merauke.
Ia juga mengungkapkan banyak teman-temannya yang sekolah atau kuliah di luar Jayapura senasib dengan dirinya. Teman-temannya harus terbang ke luar jayapura demi akses internet.
“ Kalau yang sekolah atau kuliah di Jayapura, mereka sudah sekolah off line atau sudah sekolah tatap muka. Tetapi, teman-teman saya yang sekolah atau kuliah di luar jayapura akhirnya mencari jalan masing-masing seperti saya. Mereka ada yang ke Nabire, ada juga ke Biak untuk mendapatkan jaringan internet. Mereka mau lakukan karena tidak mau ketinggalan pelajaran,” kata Anatasya saat ditemui di kediaman saudaranya, Kamis, 3/6/2021. “ Saya berharap jaringan internet cepat diperbaiki, agar semuanya berjalan lancar,” ujar Anatasya seraya mengatakan dirinya baru akan balik ke Jayapura jika jaringan internet sudah normal.(NAL-LRM)
