Isu Penyebutan KKB Sebagai Teroris Jangan Diperguncingkan

0
Ilustrasi KKB

Ilustrasi

Manokwari, TP – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing menegaskan, bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak ada di Papua Barat. Untuk itu, dia menegaskan  kepada seluruh masyarakat di Papua Barat, khususnya di Manokwari untuk tidak perlu memperguncingkan mengenai isu penyebutan KKB sebagai organisasi teroris, sebab dapat menganggu situasi Kamtibmas.

Menurut Kapolda, jika masalah penyebutan tersebut terus diperguncingkan di Papua Barat, maka disinyalir tentu ada niatan dari pihak tertentu atau pihak ketiga yang sengaja agar situasi di Papua Barat menjadi tidak baik.

“Mengenai isu penyebutan KKB sebagai organisasi teroris, Polisi meyakinkan jika KKB tidak ada di Papua Barat sehingga tidak perlu diperguncingkan masalah ini. Jika terus diperguncingkan maka disinyalir tentu ada niatan dari pihak ketiga atau pihak-pihak tertentu yang sengaja ingin membuat situasi menjadi tidak baik,” ucap Kapolda saat pimpin rapat koordinasi lintas sektoral secara virtual melalui aplikasi zoom pada, Selasa (04/05).

Kapolda mengatakan, isu tersebut sangat rentan dan berpotensi mengganggu stabilitas Kamtibmas, apalagi jika dialihkan keisu rasis, etnis dan sebagainya.

Untuk itu, dirinya kembali meyakinkan bahwa penyebutan KKB sebagai organisasi teroris tidak ada satu pun niat pemerintah pusat untuk mendiskreditkan satu etnis tertentu, apalagi Papua.

Justru menurutnya, pemerintah pusat sangat-sangat sayang kepada Papua dan Papua Barat, itu terbukti respon pemerintah yang tidak ingin  ada kelompok-kelompok yang membunuh begitu saja para guru, masyarakat sipil, para tukang ojek, lalu pelajar diperkosa, sekolah dibakar, dan sebagainya.

Apalagi perlu diketahui, kejadian serupa bukan hanya sekali terjadi, tetapi ada banyak kejadian dan selama ini aparat TNI dan Polri sudah sangat bersabar terkait hal ini.

“Untuk itu, mengenai penyebutan ini semua harus mengambil sisi positifnya bahwa penyebutan itu hanya satu yang dilakukan, mereka tidak mungkin melakukan itu kalau tidak dilandasi ancaman-ancaman teror. Kita tidak perlu mendeskreditkan karena KKB tidak ada di Papua Barat. Jangan ada yang memperguncingkan ini,” tegas Kapolda. [AND-R1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *