Perilaku Masyarakat Buat Sampah Menumpuk di Pasar Wamanggu
Merauke, PSP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke, Harmini meyebutkan bahwa banyak masyarakat tidak bertangungjawab yang berasal dari luar pasar membuang sampah secara sembarangan di Pasar Wamanggu. Sehingga, sampah menumpuk dalam sekejap.
“Kan perilaku masyarakat disitu juga memberikan kontribusi terhadap sampah. Produksi sampah dari pasar sendiri sudah banyak, ditambah dari masyarakat sekitar situ main lempar, jadi menambah beban. Jadi kalau pas mobilku rusak, satu hari tidak diangkat langsung numpuk, kemarin sekali angkat itu ada 11 trek,” trangnya, melalui sambungan telepon, Rabu (21/04/2021).
Sementara itu, berdasarkan tugas dan kewenangan, Harmini menyebutkan bahwa pihaknya hanya bertugas untuk menyiapkan konteiner dan mengangkatnya ke TPS.
“Sampah itu sesuai kewenagannya ada dipengelola pasar dinas pendapatan daerah dikelola pasar secara mandiri. Jadi retribusinya ditarik pasar, pekerjanya juga dari pasar. Dari sisi lingkungan hidup, itu hanya mengangkat sampah dari kontainer. Kalau kontainernya kosong, tentunya tidak diangkat,” tambahnya.
Namun demikian, Harmini mengatkan bahwa tahun ini pihak pengelola pasar akan memiliki truk pengangkut sampah sendiri. Sehingga, nantinya ia tidak lagi memiliki kewenagan untuk mengangkut sampah disekitar Pasar Wamanggu. “Saya menghendaki kedepannya mandiri, nanti kan ada pengadaan mobil dari DAK. Solusinya supaya pasar nanti terkelola dengan baik dan tidak menggangu lingkungan hidup (DLH). Karena, pelayanan kepada masyarakat yang jumlahnya cukup besar dan sarana dan prasarananya kurang,” pungkasnya. [WEND-NAL]
