Sidak Ke Pasar Wamanggu, SKIPM Singgung Soal Kebersihan

0
Sidak SKIPM di Pasar Wamanggu (1)

Sidak SKIPM di Pasar Wamanggu. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan instansi gabungan ke Pasar Wamanggu.  Dalam Sidak tersebut ,instansi yang ikut Tim Pengawasan Mutu Hasil Perikanan Domestik yang terdiri dari Dinas Perikanan Kabupaten Merauke, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Merauke, Stasiun KIPM Merauke, Loka POM Merauke, dan UPTD Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (PPMHP) Merauke bersama-sama melakukan pengawasan mutu hasil perikanan di Pasar Wamanggu, Kamis (18/3).

Pada kesempatan itu, tim yang didampingi Kepala Pasar Wamanggu Rudi, berkeliling memantau pedagang – pedagang ikan yang sedang menjual ikan nya.

“Kegiatan ini merupakan upaya penyelenggaraan Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” ujar Kepala Stasiun KIPM Merauke Nikmatul Rochmah dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Beberapa hal yang dilakukan oleh tim yaitu melakukan penilaian terhadap sarana dan prasarana pasar yang dipakai sebagai lapak berjualan oleh pedagang-pedagang ikan.

Tim juga mengambil beberapa sampel ikan untuk diuji kualitas atau mutunya di laboratorium.

“Tim akan menilai tingkat kesegaran ikan yang di jual. Selain itu tim juga akan melihat apakah ada cemaran biologi yang mengkontaminasi ikan-ikan yang dijual ataupun bahan tambahan berbahaya yang sengaja ditambahkan pada ikan seperti formalin dengan tujuan ikan tetap terlihat segar,” kata Nikmatul.

Dikatakan Nikmatul, untuk mendukung kesegarab dan kebersihan ikan di pasar sarana dan prasarana pasar yang memadai sangat perlu diperhatikan.

“Lokasi sebisa mungkin tidak berada ditempat yang merupakan daerah buangan kotoran dan sampah atau daerah lain yang dapat menimbulkan pencemaran,” kata Nikmatul.

Tak hanya itu, menurut dia, bangunan yang memiliki ruang cukup, terawat perlu diperhatikan guna mampu melindungi ikan dari hewan pengganggu misalnya tikus. “Saluran air untuk pembuangan kotoran dan limbah yang memadai dan memudahkan untuk perawatan dan pengendalian. Fasilitas sanitasi seperti toilet dan fasilitas pencucian tangan dan alat alat kerja yang memadai, fasilitas pendukung seperti ketersediaan air dan es yang aman dan layak digunakan,” kata dia. Dilanjutkan, dari sinergi tersebut kegiatan pengawasan mutu hasil perikanan domestik akan terus dilakukan guna mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sesuai Instruksi Presiden No. 01 Tahun 2017. Adapun jenis-jenis ikan yang diambil oleh tim pengawasan untuk di uji lab diantaranya Ikan Merah, Kembung, Cakalang, Layang, Teri, Kuro, Gulama, Layur, Tenggiri, Senangin, Udang Windu, Udang Putih dan Cumi-Cumi. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *