Pesan Wagub Klemen, Bupati Harus Menjadi ‘Lilin’ di Daerah

0
WhatsApp Image 2021-03-03 at 22.43.46

Merauke, PSP – Usai Gubernur Papua, Lukas Enembe telah secara resmi atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melantik Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merauke, Asmat, Pegunungan Bintang dan Keerom di Gedung Negara Dok V, Rabu (3/3/2021).  Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal meminta agar semua Bupati dan Wakil Bupati bekerja sepenuh hati layaknya lilin yang mampu menerangi masyarakatnya. 

“Bapak-bapak harus menjadi lilin yang bersinar menerangi sampai ke sudut-sudut wilayahnya. Kami Provinsi meminta, segera keluarkan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Supaya itu segera diberikan ke Provinsi dan Bappenas sebagai satu panduan yang jelas, akan dibawa kemana kabupaten yang saudara pimpin,” pintanya dalam sambutan, kemarin.

Wagub Klemen juga meminta agar masing-masing pasangan Bupati dan Wabub mampu merealisasikan seluruh visi misinya dengan jelas, sesuai dengan kekayaan, kekuatan yang ada di tempat masing-masing.

“Rakyat adalah subjek pembangunan, bukan objek. Saudara bertanggung jawab ke rakyat, rakyat yang pilih saudara. Oleh karena itu kepada rakyat kita lakukan pertangungjawaban itu,” tegasnya.

Selain itu, Klemen juga menyinggung soal penggunaan dana otonomi khusus (otsus) Papua. Klemen menepis soal adanya opini yang terbangun bahwa seolah-olah seluruh dana otonomi khusus digunakan seluruhnya oleh pemerintah provinsi. Ia menegaskan bahwa sebagian besar dana langsung ditransfer ke masing-masing pemerintah kabupaten.

“Mulai 2014 sudah kita tegaskan, semua uang otonomi khusus 80 persen kita transfer ke Kabupaten/Kota di Papua. 20 persen yang tersisa disini, kami buat kerohanian 10 persen dan pendidikan 10 persen, SDM penting, ingat Tuhan juga penting,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Klemen menilai apabila dipandang Otsus tidak membawa dampak yang signifikan terhadap kemajuan dan kemakmuran masyarakat asli Papua, maka yang harus bertanggungjawab adalah Bupati dan Wali Kota setempat.  “Jadi kalau ada salah, jelas ada di Kabupaten. Karena itu, kami minta kombinasi dan komunikasi tolong ditingkatkan,” ketusnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *