Prajurit Pamtas Bantu Warga Perbatasan Buat Perahu Tradisional

0
Warga bersama prajurit Yonif 611AL, membuat perahu kole-kole.

Warga bersama prajurit Yonif 611/AL, membuat perahu kole-kole. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP –  Prajruit dari Satgas Yonif 611/Awang Long membantu warga Kampung Kweel, Distrik Sota, Merauke, membuat perahu tradisional (kole-kole), Minggu (28/2).

Komandan Satgas Yonif  611/Awang Long, Mayor Inf Albert F Hutagalung mengemukakan, kegiatan itu berawal dari adanya laporan masyarakat kepada Pos Kweel Satgas Yonif 611/Awang Long yang meminta bantuan dalam pembuatan perahu tradisional untuk kebutuhan mencari ikan. Dengan sigap Pos Kweel Satgas Yonif 611/Awang Long menerjunkan 6 orang prajuritnya dalam membantu.

Dansatgas menyebut hal ini demi terwujudnya kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat, prajurit Satgas ditekankan profesionalisme dalam melayani setiap laporan dari masyarakat sekecil apapun itu. Juga, tidak pandang siapapun itu, harus dibantu. Juga sebagai salah satu cara untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan hubungan dengan masyarakat. “Kehadiran kami, harus membawa dampak baik bagi warga perbatasan RI-PNG, khususnya orang Papua,” kata Dansatgas, kemarin.

Danpos Kweel, Sertu Arif M. Jalil, mengemukakan hubungan mereka dengan warga setempat sudah seperti keluarga. Untuk itu, tidak ada kata pamrih bagi Pos kweel dalam membantu masyarakat.

“Kita bantu mereka dengan keadaan yang kita punya,” pungkasnya. Pemilik perahu, Dominicus Dhomjae (63),  mengapresiasi kepedulian dan perhatian dari para prajurit TNI AD itu. [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *