Kapolres Larang Penuh Anggotanya Masuk THM
AKBP Ir.Untung Sangaji,M.Hum
“ Sebelum kejadian di Cengkareng, sudah saya serukan tidak ada anggota yang masuk THM,” Kapolres
Merauke, PSP – Jauh sebelum terjadi kasus penembakan oknum anggota Polri di salah satu Café Cengkareng, Jakarta, Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sagaji,M.Hum, sudah menyerukan agar anggotanya tidak masuk tempat hiburan malam (THM), tanpa terkecuali.
“Jauh-jauh hari sudah saya sampaikan. Siapa anak buah saya, pangkat apapun, termasuk saya, kecuali hendak melakukan penangkapan terhadap tersangka, tidak boleh pergi ke THM,” tegas Kapolres kepada wartawan di RM Sederhana, Sabtu (27/2) malam.
Kapolres menegaskan bahwa ia melarang penuh, bila ada anggotanya masuk THM apalagi hingga duduk dan minum di sana. Kecuali, anggota yang bersangkutan dalam menjalankan tugas keamanan. Sanksinya, bagi yang kedapatan, masuk sel. “Tidak ada urusan, biasa itu,” katanya.
Tak hanya itu, sebut Kapolres, anggota yang terlambat dan jahat terhadap para tahanan juga diberi sanksi.
Kapolres juga mengaku akan bertindak tegas bagi para pemilik cafe di kota Merauke yang tidak mengindahkan jam operasional dan protokol kesehatan. Pihaknya akan mempolice line cafe, yang masih beroperasi hingga dini hari. Imbauan lewat surat juga sudah dilayangkan kepada pemilik café.
“Jam tutupnya harus sesuai dengan ijin. Itupun tidak boleh banyak orang dan harus dibatasi,” pungkasnya. Seperti diketahui, Kapolri, Jenderal Polisi Polisi Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi, pasca insiden penembakan oleh Bripka CS, di salah satu café, yang menewaskan seorang anggota TNI AD dan dua warga sipil. Sementara, satu korban lainnya masih menjalani penanganan medis di RS.[FHS-NAL]
