PON Papua, Pelaku UMKM harus Diberdayakan
Rapat koordinasi Bidang Sosial Ekonomi PB PON XX 2021. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah gelaran akbar pesta olahraga empat tahun di Indonesia. Semula sesuai rencana, PON XX Papua direncanakan Oktober 2020 lalu. Namun adanya wabah virus Corona membuat gelaran PON Papua diundur sampai Oktober 2021.
PON bukan hanya ajang buat atlet menunjukkan prestasi terbaik, tetapi menjadi berkah pula bagi pelaku Usaha Mikro ,Kecil dan Menengah (UMKM). Termasuk pula pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Merauke. Dimana Kabupaten Merauke telah ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah gelaran PON, selain Jayapura, Wamena dan Timika.
Ketua Koordinator Bidang Sosial Ekonomi PON XX 2021 Papua Dr. Jerry Sawae,M.Sc menegaskan, pelaku – pelaku UMKM yang telah di data untuk berdagang di pagelaran PON 2021 harus berjualan di sekitaran arena cabang olaharaga yang sudah disediakan nantinya.

Khusus Merauke akan ada 6 cabang olahraga yang dipertandingkan baik cabang olahraga sepak bola, wushu, catur, gulat, balap motor dan anggar.
Diharapkan, pagelaran PON 2021 bisa memiliki dampak positif bagi masyarakat terlebih khusus pelaku usaha orang asli Papua.
“Ada dua hal yang harus dilaksanakan dalam proses penyelenggaraan PON. Pertama mengingatkan pelaku – pelaku usaha UMKM, supaya berperan untuk bertransaksi ditengah – tengah atau venue yang ada.” Tidak boleh dipinggir – pinggir jalan,” tegas Jerry usai menggelar rapat Koordinasi Bidang Sosial Ekonomi PB PON XX 2021 dan Sub PON XX 2021 Merauke di Halogen Hotel, kemarin.
Jerry menegaskan, akan ada keelokan tersendiri jika pelaku UMKM diposisikan di tempat yang sudah disediakan.
“Lebih elok ditempat khusus supaya masyarakat merasakam dampak positif dari pelaksanaan PON. Ada sesuatu nilai ekonomi yang mereka dapatkan khususnya pedagang asli Papua,” kata Jerry.
Jerry mengatakan, ukiran – ukiran khas Papua, begitupun souvenir, busana, batik dan kuliner lokal harus dimunculkan pada pagelaran PON di setiap veneu.
“Ini terkait dengan pemberdayaan UMKM, ” kata dia.
Nah ini perlu dimanfaatkan. Kami optimis orang akan mengahdiri pelaksanaan PON ini,” sambung Jerry.
Kembali Jerry menegaskan, pelaku usaha harua diberdayakan dan harus bertransaksi di sekitaran arena cabang olahraga. “Panitia akan menyediakan fasilitas tenda. Pangan lokal untuk mengsuport konsumsi, sayur mayu, ikan, daging, beras, semua bisa di dagangkan. Bidang konsumsi di Merauke supaya tidak usah ambil barang dari luar sana. Manfaaatkan pangan lokal,” tegas Jerry. [ERS-NAL]
