Pandemi Covid Buat Pedagang di Pasar Galau
Habibi Salah satu pedagang Pakaian di Pasar Mopah. Foto: PSP/CR27
Merauke,PSP- Jumlah pengunjung di pasar mopah baru, mengalami penurunan dratis pasca merebaknya virus corona. Dengan adanya penurunan pengunjung, otomatis pendapatan pedagang di Pasar Mopah mengalami penurunan.
Salah satu pedagang pakaian di pasar mopah, Habibi mengatakan penjualan sebelum pandemic covid-19 dan setelah adanya pandemic covid -19 ini agak berbeda. Setiap harinya memang sunyi, kecuali kalau hari raya pasti pembelinya rame. “ Namun yang saya alami saat di tengah pandemic ini suasana dan pendapatan justru berbeda, kadang-kadang satu hari saya hanya mendapatkan lima puluh ribu, bahkan sama sekali dalam satu hari saya tidak mendapatkan penghasilan, dan itupun tidak cukup untuk kebutuhan setiap harinya dan pendapatan sangat minim sekali,” ujar Habibi saat di temui papua selatan pos di pasar mopa baru,senin (15/2/2021).
Ia juga menambahkan bukan hanya itu, tetapi pembeli atau mereka yang hanya datang melihat-lihat keadaan pasar, sama sekali tidak membeli dagangan kami, mereka hanya datang melihat. “ Apakah mungkin mereka jenuh atau bosan di rumah itu yang membuat mereka hanya melihat-lihat saja,” kata Habibi keheranan.
Habibi juga pernah melakukan cara lain dalam memasarkan dagangannya, namun sama sekali tidak membawa hasil apapun. Ia harus mengalih profesinya atau mencari alternative berjualan yang berbeda.
“ Kita tidak tau kapan wabah virus corona ini akan berakhir , namun kita percaya semuanya sudah di atur sama yang Maha kuasa atas apa yang sedang kita alami saat ini, Tuhan akan memberikan hikmah yang lebih baik dari yang sekarang ,” pungkas laki-laki berdarah Makassar ini.[CR27-NAL]
