HPN 2021, Wartawan bagi Masker dan Nasi Kotak
Wartawan Merauke saat membagikan nasi kotak di Pasar Wamanggu. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Tanggal 9 Februari, telah ditetapkan menjadi Hari Pers Nasional (HPN). HPN sendiri merupakan momen bersejarah bagi insan pers di seluruh Indonesia. Dimana pada hari itu, insan pers mulai diberi ruang untuk memiliki kebebasan dalam kinerjanya.
Untuk itu, setiap 9 Februari, insan pers dari pusat sampai daerah menjadikan hari itu, sebagai bahan merefleksikan dan menjadi penyemangat dalam melakukan kerja – kerja jurnalistik. Di selatan Papua terkhusus di Merauke turut pula memperingati HPN.
Kegiatan tersebut dibuat oleh Komunitas wartawan di Kabupaten Merauke. Kegiatan yang dilakukan yakni membagi masker, dan pulujan nasi kotak.

Kegiatan ini juga didukung oleh beberapa mitra wartawan, diantaranya Polres Merauke, Kodim 1707/Mrk, Bank BRI Kanca Merauke, dan lainnya.
Salah seorang wartawan senior di Merauke, Yulius Sulo mengatakan makna dibalik aksi sosial yang dilakukan oleh para wartawan ini menjadi gambaran bahwa wartawan mendukung penuh pemerintah maupun masyarat guna memberantas penyebaran virus Covid-19.
“Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan menggunakan masker. Ini adalah salah satu cara untuk mengedukasi kepada masyarakat untuk bagaimana kita memutus mata rantai covid-19. Jadi selain memberikan informasi, wartawan juga turut serta membantu pemerintah,” kata Sulo.

Pada peringgatan HPN ini, ia berharap para jurnalis dapat terus berkarya dengan pofesional, dengan mengedepankan objektifitas pada setiap produk berita yang disajikan.
“Harapannya di Merauke wartawan semakin profesional, solid, kompak, dan membangun kebersamaan. Jadi walaupun dari segi media berbeda-beda, tetapi dari pers sendiri harus selalu kompak untuk bersatu,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Radio Republik Indonesia, Mochamad Bugi Hidayat dalam sabutan pada acara syukuran mengatakan bahwa dunia Media massa memiliki potensi yang baik untuk menjadi bagian dalam membangun bangsa.
“Indonesia adalah negara dengan pemilik media masa terbesar didunia. Ini sebenarnya satu potensi yang bisa jadi positif dan negative. Bagaimana kita sebagai insan pers itu bisa mengemudikan kata-kata media masa terbesar didunia, apalagi sekarang dengan dengan era digital 4.0, berita di Merauke bisa didenggar oleh seluruh dunia,” katanya, di RKD, kemarin.
Dalam akhir sambutannya, Bugi berharap awak media di Kabupaten Merauke selalu kompak sebagaimana falsafah kota Merauke, satu hati satu tujuan. Sehingga, wajah heterogenitas Merauke yang rukun, tentram, dan damai bisa mendunia.

“Semoga wartawan Merauke kita bersama-sama membangun kota Merauke dengan take line Isakod Bekai Isakod Kai. Satu hati kita, satu tujuan kita membangun Merauke memberantas berita-berita bohong. Kita angkat Merauke sehingga bukan hanya nasional, tetapi juga masyarakat dunia mengetahui bahwa Merauke adalah salah satu kota terbaik di Indonesia,”pungkasnya.
Keberadaan pekerja Pers di Kabupaten Merauke oleh pemerintah daerah dinilai sangat membantu Pemerintah Kabupaten Merauke. Karena, Pers merupakan corong bagi pemerintah maupun masyarakat yang membutuhkan informasi optimisme dan harapan.
“Kami sangat terbantu dengan teman-teman lewat kolaborasi yang sudah berjalan selama ini. Harapannya, terus dijaga dan ditingkatkan dalam rangka membangun NKRI, terlebih khusus untuk Papua dan Merauke,” ujar Wakil bupati Merauke, Sularso,SE, di momen Hari Pers Nasional (HPN), yang jatuh pada 9 Februai 2021, kemarin.
Mewakili pemerintah dan masyarakat, orang nomor dua di jajaran Pemda Merauke itu juga mengucapkan ‘Selamat Hari Pers Nasional’. Diharapkan, para jurnalis dapat membantu pemersatu bangsa. Lewat tulisan atau informasi yang disajikan bisa membantu pencerahan, menambah pengetahuan dan menambah informasi, baik perkembangan di daerah, nasional maupun internasional.
Wabup sendirimerasa, Pers bagian dari terpenting agenda nasional. Apalagi di masa sulit seprti sekarang ini. Dimana-mana ada bencana, kemudian covid-19. “Disinilah kita merasa Pers memberikan informasi yang dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Wabup sangat berharap agar Pers bisa melanjutkan kerjasama dengan Pemda untuk mendampingi pambangunan yang sedang dijalankan. Di momen bersejerah bagi para kuli tinta kali ini, Wabup juga berharap kebebasan Pers untuk menulis berita tidak diintervensi/intimidasi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. dengan demikian, para wartawan bisa memberikan berita sesuai dengan kenyataan dan realitas yang sedang terjadi. [WEND/FHS-NAL]





