Prilaku Rasis berpotensi Memecah Belah Bangsa
H. Ridwan
Merauke, PSP – Wakil Bupati Terpilih, H. Ridwan, menyesalkan terkait mencuatnya kasus rasisme pada salah satu tokoh Papua beberapa pekan lalu. Menurutya, perlakuan rasisme sangat tidak diharapkan kehadirannya di tenggah negara dengan keberagaman agama, suku, ras dan budaya. Pasalnya, jika perilaku rasis dibiarkan, akan sangat berpotensi memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Itulah yang tidak kita harapkan untuk kasus rasisme di Indonesia. Karena NKRI kita tidak membedakan agama, ras suku, dan golongan. Itu kita sangat menyesal adanya kasus rasisme. Kita sudah satu bangsa, satu Bahasa, satu NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Kita sudah sama, mau kulit hitam, mau kulit putih, rambut kriting, rambut lurus, kiat semua NKRI,” terang Ridwan, melalui sambunan telepon, Minggu, (31/1/2021).
Ia menilai, seharusnya oknum-oknum yang melakukan rasisme menyadari bahwa keberagaman harus dijunjung tinggi tanpa membedakan latarbelakangnya. Yang mana, berbedaan sudah menjadi kehendak sang pencipta. Siapa pun orangnya, tidak akan bisa menolak adanya perbedaan.
“Kemerdekaan bukan hanya atas perjuangan orang Islam, orang Katolik saja. Tapi adalah atas perjuangan semua agama. Jadi semua harus menjaga keberagaman sebagai sesuatu kekayaan budaya. Perbedaan itu sudah kehendak tuhan, sudah sunatulloh. Di suatu daerah keberagaman itu pasti, seperti di Merauke ini,” pungkasnya. [WEND-NAL]
