Sebagian Warga Merauke ‘Malas Tau’ dengan Lonjakan Kasus Covid-19
Merauke, PSP– Kasus Covid-19 di Merauke terus melonjak dalam satu bulan terakhir ini. Sesuai data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke Kasus Covid per 15 Januari 2021 terkonfirmasi positif sebanyak 105 orang dan meninggal dunia 17 orang.
Dengan meningkatnya kasus Covid-19, Pemda Merauke bersama pihak terkait terus mengimbau dan menyerukan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan aturan-aturan selama masa pandemi Covid-19.
Namun sangat disayangkan, protokol kesehatan dan aturan-aturan yang dibuat untuk mencegah penyebaran covid-19 belum diindahkan sebagian masyarakat Merauke. Kondisi ini bisa dilihat dengan masih banyaknya masyarakat Merauke yang berkerumun dan juga tidak menggunakan masker.
Sesuai pantauan Papua Selatan Pos, Sabtu,16/1/2021, sekitar pukul 21.00 WIT masih banyak kerumunan orang di seputar kota Merauke. Ada tiga titik yang cukup ramai orang berkerumun yaitu di Libra, depan Monumen Kapsul waktu, dan di seputaran jalan Bandara Mopah.
Nampak warga merauke yang di dominasi kaula muda berkerumun di depan bandara. Mereka berkumpul duduk di atas trotoar tanpa memperhatikan batas jarak dan tidak menggunakan masker. Selain itu juga, tampak pedagang asyik menjajakan makanannya tanpa peduli dengan kerumunan dan protokol kesehatan.
Salah satu warga yang sedang asyik menyantap cilok di seputaran jalan Bandara, Ade mengakui bahwa ia bersama teman-temannya tahu dengan kasus Covid-19 di Merauke. Tetapi karena ia jenuh di rumah, akhirnya ia bersama-sama teman-temannya mencari angin segar dan mencuci mata di seputaran jalan bandara. Bersenang-senang bersama teman mengalahkan rasa takutnya terhadap Covid-19.
“ Takut dengan korona sih ada, tapi bagaimana lagi. Di rumah jenuh dan teman ada ajak main, ya ikut saja, “ ujarnya.
Dengan kondisi tersebut tentu saja bertolak belakang dengan apa yang diharapkan dan digaungkan oleh pemerintah. Dimana saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya mengatasi pandemi Covid-19. Apalagi sebelumnya, Wakil Bupati Merauke, Sularso mengancam jika kasus covid-19 terus melonjak dan masyarakat masih tidak patuh dengan protokol kesehatan maka Merauke akan di Lockdown.
“ Tapi kalau masih terus mengalami peningkatan, maka kita bisa mengambil langkah lockdown lokal dulu, setelah itu lockdown secara total,” ujar Wabup, belum lama ini. (NAL-LRM)
