Intensitas Hujan Belum Merata, Petani Belum Mulai Tanam Padi

0
WhatsApp Image 2020-12-17 at 22.34.21

BMKG Mopah Merauke

Merauke, PSP – Sebagain besar petani di Kabupaten Merauke belum mulai melakukan aktifitas menanam padi. Pasalnya, meski sudah mulai terjadi hujan, namun intensitasnya cenderung kecil dan belum merata diseluruh wilayah Distrik. 

Dari pantauan Papua Selatan Pos di beberapa distrik, misalnya distrik Malind, Kurik, dan Tanah Miring, terlihat sudah ada genanggan air di area persawahan. Namun, rata-rata terlihat sebagian para petani belum berani memulai menanam padi.

Prakiraan cuaca, Stasiun Meteorologi Merauke, Yunita mengungkapkan bahwa memang sedianya saat ini telah memasuki musim penghujan. Dimana telah ada kondisi Lamina yang berdampak pada adanya potensi hujan dibeberapa titik di Merauke.

“Wilayah Merauke saat ini terdamapak kondisi Lamina, dimana suhu muka laut lebih hangat dari biasanya, jadi potensi pertumbuhan awan hujan lebih banyak dari normalnya,” ujarnya kepada wartawan, dikantornya, Kamis (17/12/2020).

Yunita menambahkan, dengan kondisi hujan yang terjadi hanya dibeberapa titik saja. Ia memperkirakan bahwa hujan akan normal dengan intensitas yang tinggi pada Januari Mendatang.  “Kondisi curah hujan di Merauke masih tergolong tidak rata. Jadi masih dispot-spot saja. Kayak di Semangga, misalnya hujannya lebih deras dari pada diwilayah Kurik. Kalau normalnya biasanya Januari dan Februari itu puncak curah hujan,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *