Secara Resmi Oprasi SAR Pencarian Bocah di Kali Mandom Dihentikan

0
Tim SAR gabungan melakukan evaluasi yang diikuti masyarakat maupun keluarga korban, kemarin.

Tim SAR gabungan melakukan evaluasi yang diikuti masyarakat maupun keluarga korban, kemarin. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Oprasi SAR pencarian terhadap bocah berumur empat tahun di Kali Mandom, Distrik Ulilin, korban kecelakaan mobil Avanza 9 Desember 2020 lalu,  secara resmi ditutup. Dimana, hari Selasa (15/12), merupakan hari terakhir pencarian sesuai dengan SOP Basarnas. 

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Darmawan, mengemukakan penutupan oprasi itu berdasarkan pertimbangan teknis dan hasil evaluasi dan sudah tidak efektifnya lagi pencarian. Maka, pukul 18.00 WIT operasi pencarian hari ke tujuh dengan hasil nihil, dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

“Kendala di lokasi pencarian diantaranya faktor jarak  pandang terbatas sehingga tidak dapat dilakukannya penyelaman, cuaca hujan deras dan arus sungai yang deras. Kemudian, banyaknya kayu dan ranting yang menyulitkan untuk  dilakukannya penyisiran sungai tersebut,” terang Darmawan, kemarin.

Untuk semua unsur yang terlibat yaitu personil Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Polsek Muting, Koramil Muting, Merauke Rescue Squad, Perusahaan Bio Inti Agrindo, Masyarakat, dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih. Hasil keseluruhan pencarian korban dari terperosoknya satu unit mobil di sungai Mandom itu, dua korban selamat dan satu korban dinyatakan hilang. “Selanjutnya akan dilaksanakan pemantauan,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *