Pencarian Bocah Korban Laka di Kali Mandom Masih Nihil

0
Petugas SAR sedang menyusuri pinggiran kali dalam upaya mencari bocah korban laka tunggal yang terjadi 9 Desember 2020, lalu.

Petugas SAR sedang menyusuri pinggiran kali dalam upaya mencari bocah korban laka tunggal yang terjadi 9 Desember 2020, lalu. Foto: PSP/FHS

Humas SAR : Petugas terkendala faktor alam

Merauke, PSP – Hingga hari kelima, upaya pencarian terhadap bocah berumur 4 tahun, salah satu korban kecelakaan tunggal di Kali Mandom, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, oleh petugas SAR gabungan, belum juga membuahkan hasil.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Darmawan yang dikonfirmasi, Senin (14/12) mengatakan hingga saat ini petugas SAR gabungan bersama masyarakat dan keluarga korban masih terus berjibaku mencari, baik di kali maupun lewat jalur darat sepanjang kali hingga ke hilir. Sejak menerima laporan, 9 Desember 2020 lalu, pihaknya langsung menerjunkan personil bersama potensi SAR dibantu dari unsur TNI, Polri hingga masyarakat setempat, untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi.

“SAR gabungan temasuk masyarakat ada sekitar 15 hingga 20 orang yang melakukan pencarian,” terang Darmawan, kemarin.

Sesuai SOP Basarnas, upaya pencarian berlangsung selama tujuh hari. Maka, hari ketujuh jatuh  pada Selasa (15/12) dan akan dilakukan evaluasi, bila belum juga menemukan korban. “Besok kita evaluasi bersama keluarga, langkah-langkah apa yang akan dilakukan. Apakah pencarian masih diteruskan atau ditutup,” katanya.

Darmawan menyebut, petugas menemui kendala di lapangan dari  faktor alam yakni sering hujan. Kemudian, di jalur penyisiran kali, banyak pohon tumbang. Maka, petugas harus terlebih dahulu memotong pohon-pohon tersebut agar alat angkut (perahu,red) bisa lewat. “Ini agak memakan waktu,” katanya.

Pihaknya berharap, korban tidak tersangkut di dahan pepohonan yang berada di dasar kali.  Sebab, hal itu akan menyulitkan objek untuk terapung. Di tempat terpisah, Kapolsek Muting, Ipda Hamado juga memnyampaikan hal serupa. Pihaknya juga turut membantu petugas SAR untuk dalam upaya pencarian bocah tersebut. “Mohon doanya, semoga segera ditemukan,” singkatnya. [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *