Sambangi KPU Dan Bawaslu, Komunitas Bekai Ajak Masyarakat Tidak Terlibat Politik Uang
Komunitas Bekai Dukunh KPU untuk ajak masyarakat agar tidak terima dan terlibat politik uang. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Komunitas Bekai Merauke ajak masyarakat untuk turut sukseskan pemilukada 2020 dengan tidak terlibat dengan politik uang. Upaya ini disosialisasikan agar nantinya pemilukada betul-betul bisa melahirkan pemimpin yang bersih dan berkualitas
Gagasan ini disampaikan secara langsung kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Merauke dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Ketua Komunitas Bekai Merauke, Ahmad Ali Muddin, Kamis (3/12/2020).
“Kami mengajak semua elemen masyarakat, paslon, baik paslon 1, 2, dan 3, untuk kemudian kita bersama-sama mendukung gerakan-gerakan moral, mensosialisasikan terkait pelanggaran dalam pemilu yang bisa saja terjadi saat pencoblosan atau sebelum pencoblosan. Sesuai dengan PKPU No 10 Tahun 2016, terkait dengan politik uang. Mari sama-sama kita menolak politik uang, supaya nanti kita mendapat pemimpin yang berkualitas, dan siapapun yang terpilih itu adalah bupati kita untuk 5 tahun kedepan,” kata Ali Kepada awak media, di kantor KPU, kemarin.
Sementara ini, Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze mengapresiasi atas gagasan Komunitas Bekai yang telah mendukung pelaksanaan pesta demokrasi secara bersih tanpa adanya politik uang, sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh KPU Pusat. “Terimakasih banyak kepada komunitas Bekai, yang pada kesempatan ini sudah mengunjugi untuk memberikan dukungan kepada penyelenggara agar pelaksanaan pilkada bupati dan wakil bupati 2020 dapat berjalan dengan lancara, aman, dan damai. Saya juga mau menghimbau kepada masyarakat untuk jangan takut, jangan khawatir untuk datang ke TPS. Karena kita tetap memberlakukan protokol kesehatan covid-19,” ungkap Theresia, kemarin. [WEND-NAL]


