Ketua KPU : Pendistribusian Logistik Pemilu Diharapkan Tepat Waktu
Rakor persiapan pendistribusian logistik Pemilu Kabupaten Merauke di SwissbelHotel, kemarin. Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke menggelar rapat koordinasi persiapan pendistribusian logistik Pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merauke, tahun 2020 di SwissbelHotel, Rabu (2/12). Rapat tersebut melibatkan Bawaslu, kepolisian, KSOP, BMKG dan pihak ketiga, pemenang tender.
Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze,SH mengemukakan pelaksanaan pesta demokrasi tersisa tujuh hari lagi. Maka perlu dilakukan persiapan untuk pendistribusian logistik ke 20 distrik dengan memprioritaskan daerah terjauh, seperti Distrik Kimaam, Taboni, Waan dan Ilwayab. Sesuai dengan jadwal, pendistribusian logistik mulai dilakukan 4 Desember 2020.
“Distrik terjauh, H-7 atau H-5, sudah harus didroping. Kemudian, distrik terdekat, H-3 dan Distrik Merauke, H-1,” terang Theresia.
Dalam kesempatan itu, pihaknya sengaja mengundang pihak ketiga, selaku pemenang tender guna mengetahui kesiapan dalam pendistribusian maupun mekanisme di lapangan. Dalam pendistribusian logistik ini menggunakan armada laut yakni kappa, speedboat dan transportasi darat.
“Kita tadi sudah melihat kesiapan pihak ketiga. Mereka sudah memaparkannya, semua. Dengan demikian, diharapkan pendistribusian ini bisa tepat waktu hingga di TPS. Sehingga, Pemilukada bisa digelar sesuai dengan jadwal,” terang Theresia.
Pihak ketiga diminta untuk selalu berkoordinasi, baik dengan KPU sendiri, aparat keamanan maupun KSOP. Hal itu menyangkut pengawalan, kesiapan armada kapal, maupun prakiraan cuaca, saat bertolak membawa logistik. Dalam tujuh hari ke depan, cuaca masih kondisi baik. Artinya, cuaca pagi sampai siang masih berawan, sedangkan sore baru hujan dengan intensitas ringan.
“Ini tadi penyampaian dari BMKG. Mudah-mudahan saat pendistribusian cuaca bagus, supaya tidak terjadi kendala,” katanya. Di tempat yang sama, Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji,M.Hum menyamaikan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan tim dalam mengawal pendistribusian logistik tersebut. Tidak ada pihak-pihak yang bisa mengganggu jalannya Pilkada tahun ini. Pihaknya menjamin keamanan bagi petugas dalam menjalankan tugas di lapanga. Jika ada yang macam-macam, pihaknya akan mengambil tindakan hukum. [FHS-NAL]
